Melepas Rindu Suasana Lebaran

Minggu, 19/06/2022 - 23:22
Berfoto bersama keluarga saat lebaran (sumber foto : dokumentasi pribadi)

Berfoto bersama keluarga saat lebaran (sumber foto : dokumentasi pribadi)

Bulan Ramadhan tahun ini terasa seperti lembaran baru bagiku. Untuk pertama kalinya setelah dua tahun pandemi terjadi, kesempatan Ramadhan tahun ini dapat merasakan kembali salat tarawih di masjid tanpa peraturan yang begitu dibatasi, acara buka bersama di luar rumah, dan masih banyak lagi.

Sama halnya dengan menjelang lebaran. Aku menyambut lebaran dengan suka cita. Dengan penuh rindu dan rasa bahagia serta tidak percaya lebaran sudah di depan mata.

Baju lebaran sudah dibeli sejak jauh hari. Tiket kereta untuk pulang kampung juga sudah dibeli sejak lama. Semua persiapan yang akan dilakukan sudah matang.

Sama seperti budaya menjelang lebaran setiap tahunnya, ibu akan memasak hidangan yang wajib ada pada saat lebaran. Ya! benar sekali itu adalah opor, krecek, dan kawan-kawannya.

Aku sangat antusias membantu ibuku. Mulai dari mengupas bawang, mengupas kulit telur, menumis bumbu, rasanya hatiku sangat senang sekali saat itu. Memasak sambil mendengar seruan takbir yang indah membuat sejuk hati.

Tahun ini salat id bersama kembali dilaksanakan. Sama seperti dua tahun yang lalu sebelum pandemi. Aku yang sangat bersemangat sekali. Berjalan menuju masjid dengan perasaan haru. Alhamdulillah lebaran tahun ini dengan situasi yang sudah lebih baik.

Aku melihat banyak orang-orang juga menyambut lebaran tahun ini dengan penuh kerinduan seperti lebaran dua tahun yang lalu. Menunaikan ibadah salat id terasa begitu khidmat dan khusyuk.

Sepulang shalat id, silaturahmi dengan para tetangga, untuk saling menyapa dan bermaaf-maafan. Senyuman yang terlihat dari raut wajah para tetangga membuatku semakin bersyukur mengingat lebaran tahun ini.

Opor dan krecek tahun ini terasa begitu nikmat dan lezat. Karena diiringi dengan canda tawa bersama keluarga.

Mengunjungi rumah kakek bertemu dengan banyak saudara. Lalu yang paling aku tunggu ialah bagian saat kakek, nenek, tante, dan om memberikan amplop THR untuk untuk para ponakan dan cucu. Hahaha.

Aku mencicipi berbagai kue lebaran, yang menjadi favorit aku adalah kue coklat. Lalu tidak lama banyak saudara yang datang jauh-jauh untuk bersilahturahmi ke rumah kakek. Kami bercerita bersenda gurau dan membecirakan banyak hal.

Dua hari setelah lebaran aku mudik mengunjungi kakek dari ibuku di Kebumen, Jawa Tengah. Aku sangat bersemangat sekali. Aku sangat merindukan suasana saat hiruk pikuk mudik di stasiun.

Aku sangat menikmati suasana lebaran tahun ini. Dari setiap hal kecil, banyak hal yang membuat aku rindu pada setiap momennya.

Penulis : (Hanna Ratih Aninditya/Politeknik Negeri Jakarta)

Tags

Berita Terkait