Nenek Siti Hawa
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Hidup memang keras. Kata itulah yang tepat untuk menggambarkan perjuangan seorang nenek, Siti Hawa warga RT 11 RW 03, Jalan Kuala Lempuing, Kota Bengkulu ini.
Meski sudah berumur 80 tahun harus berjuang sekuat tenaga untuk mencari sesuap nasi. Usia senja tidak menyurutkan semangatnya untuk pergi mencari barang bekas diwilayah Pansir Putih Pantai Panjang Kota Bengkulu.
Nenek yang memiliki 6 orang anak 3 perempuan dan 3 laki-laki tersebut memilih mencari barang bekas karena tidak ingin merepotkan anaknya yang ekonominya juga masih pas-pasan.
Dalam mencari rezeki, Siti Hawa mengatakan memiliki penghasilan Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu dalam setiap penjualan barang bekas yang dia kumpulkan.
"Jadi barang bekasnya nenek kumpulkan dulu, apabila sudah banyak baru nenek jual," sahut Siti Hawa, saat ditemui media ini, Rabu (04/10/2017).
Ia mengeluh, sampai saat ini dirinya belum pernah merasakan bantuan apapun dari pemerintah. "Belum pernah dapat bantuan, baik berupa uang maupun beras murah yang diperuntukan untuk masyarakat kurang mampu," katanya, sambil membawa barang bekas yang dikumpulkannya.
Dia megatakan, saat ini masih tinggal dirumah anaknya yang sudah berkeluarga. Tapi, dalam kesehariannya dia hidup dengan mengais rezeki sendiri dan memasak sendiri.
Begitu banyak program pemerintah kota terkait bantuan untuk masyarakat kurang mampu. Namun hal itu sepertinya belum merata, karena masih ada yang belum pernah mendapatkannya. Tentu hal ini perlu tindakan pemerintah untuk turun langsung dan mengevaluasi data-data masyarakat yang kurang mampu. Sehingga berbagai bantuan melaui program-program pro rakyat tersalurkan secara merata. (Ferdi)








