Kantongi 2,7 Juta Suara DPD RI, Ning Lia Dinilai Layak Jadi Cawagub Jatim

Minggu, 04/10/2026 - 19:45
anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama

anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama

klikwarta.com, Jatim -  Konstelasi politik menuju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2029 mulai menghangat. Koordinator Nasional Poros Muda NU menilai Jawa Timur tidak pernah kekurangan stok pemimpin potensial, baik dari level lokal maupun nasional.

Ketua Umum Kornas Poros Muda NU, Ramadhan Isa, menyebut salah satu nama yang menonjol adalah anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia.

"Ning Lia adalah politisi fenomenal, ia salah satu yang terpopuler di Jawa Timur saat ini. Saya kira beliau layak maju Pilgub Jatim 2029," ujar Ramadhan Isa yang akrab disapa Dhani, Minggu (04/10/2026).

Menurut Dhani, popularitas Ning Lia tidak dibangun secara instan melalui konsultan politik dan media sosial. Ia menilai Ning Lia memiliki rekam jejak organisasi yang panjang sehingga kematangan politiknya teruji meski masih berusia muda.

"Saat ini banyak politisi instan yang dipoles. Ketika jadi, mereka jarang terlihat di dapil karena lebih memilih di ibu kota. Ning Lia ini paket komplet, muda, populer dan punya basis massa," kata alumni IAIN Syarif Hidayatullah Ciputat itu.

Dhani juga menyoroti modal elektoral Ning Lia pada Pemilu 2024 lalu yang meraih 2.739.123 suara dan mengantarkannya menjadi anggota DPD RI dari Jawa Timur.

Terkait posisi ideal, Poros Muda NU menilai posisi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) atau Jatim 2 menjadi opsi paling relevan bagi Ning Lia saat ini.

"Ibarat mempelai, ia pengantin cantik yang siap dipinang," ujarnya.

Untuk pasangan, Dhani menyebut sejumlah tokoh potensial yang bisa dikawinkan dengan Ning Lia. Di antaranya Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar, Bupati Jember Muhammad Fawait, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, hingga Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra.

"Bisa juga Ning Lia berpasangan dengan Gus Barra Bupati Mojokerto, Barra-Lia," pungkas kader senior Ansor dan alumni Pesantren Daarul Rahman Jakarta tersebut.

Tags

Berita Terkait