Eni Khairani : Perlu Komitmen Bersama Tekan Angka Kekerasan Terhadap Anak

Rabu, 31/01/2018 - 17:19
anggota DPD RI Dr. Eni Khairani, MSi

anggota DPD RI Dr. Eni Khairani, MSi

Klikwarta.com - Maraknya kasus kekerasan terhadap anak di Bengkulu, membuat anggota DPD RI Dr. Eni Khairani, MSi prihatin. Ia berharap pemerintah maupun masyarakat bersama-sama menekan angka kekerasan terhadap anak. 

"Jauhkan anak-anak kita dari pengaruh yang negatif seperti obat-obatan terlarang, pergaulan bebas dan lain sebagainya. Dibutuhkan komitmen bersama dan peran serta orang tua, pemerintah, organisasi terkait dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan contoh yang baik serta menanamkan nilai-nilai agama terhadap anak," ujar Eni, saat menghadiri acara sosialisasi hukum perlindungan anak di Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Rabu (31/01/2018).

Sejauh ini, kata dia, banyak dijumpai bermacam kasus kekerasan terhadap anak, baik dilakukan oleh orang dewasa maupun dilakukan anak-anak itu sendiri. "Nah, para orang tua dan seluruh elemen tentu harus fokus bersinergi dalam upaya menekan angka kekerasan anak ini. Seperti baru-baru ini terjadi kasus pemerkosaan terhadap anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Mirisnya pelakunya temannya yang masih juga duduk di bangku SD, ini tentu menjadi perhatian kita bersama untuk lebih mengawasi anak-anak dalam pergaulannya dan pendidikannya. Tanamkan pendidikan agama yang baik, sehingga membentuk karakter anak yang baik pula," paparnya.

Sementara terkait para korban asusila anak dibawah umur dan pelaku yang masih dibawah umur, tegas Eni, organisasi perempuan harus ikut mendampingi korban maupun tersangka dalam menjalani kasus hukum.

"Pendampingan terhadap anak korban kekerasan maupun anak pelaku kekerasan sangat dibutuhkan. Ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk berupaya mendapatkan perlindungan dan keadilan hukum bagi pelaku dibawah umur dan juga memberi bimbingan serta arahan yang baik kepada korban yang masih dibawah umur," jelasnya.

Eni juga berharap kepada pemerintah segera mewujudkan lapas khusus anak di Bengkulu. "Sehingga kita mudah dalam memberikan pelajaran dan pengawasan terhadap anak-anak yang tersandung hukum," tandasnya. (Niko)

Tags

Berita Terkait