Proses evakuasi korban gantung diri di Desa Sawangan, Gringsing Kabupaten Batang
Klikwarta.com, Batang - Asrori bin Siripro (57) pria asal Sawangan Gringsing ditemukan meninggal dunia, Rabu (16/2/2022), akibat gantung diri. Korban ditemukan tergantung di rumah Sela Bin Hendrata, Desa Sawangan Rt 02/Rw 01, Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang.
Babinsa Desa Sawangan, Koramil 03/Gringsing Kodim 0736/Batang, Sertu La Awan, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia mengatakan, jasad korban ditemukan pertama kali oleh Ikhsan Alwi bin Semin (23) dan Ahyarudin Bin Barnawi (40). Saat itu, keduanya akan berangkat kerja, sekira pukul 06:45 WIB.
"Korban pertama kali dilihat oleh Ikhsan dan Ahyarudin yang kebetulan keduanya akan berangkat kerja dan saat perjalanan melintas di depan rumah saudari Sela Bin Hendrata yang kondisi rumahnya masih proses pembangunan jadi masih kosong belum ditempati. Di mana saat kedua saksi melintas dan melihat di dalam rumah ada seorang laki laki yang menggantung diri, itu terlihat jelas dari luar karena kondisi belum ada pintu maupun jendelanya", jelas La Awan.
"Melihat kejadian tersebut, kemudian Ikhsan dan Ahyarudin mengecek bersama guna memastikan jika korban sudah meninggal atau belum. Selanjutnya kejadian itu, oleh mereka dilaporkan kepada Kepala Desa Sawangan dan diteruskan ke Koramil serta Polsek Gringsing", imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan dan konfirmasi pihak keluarga, kata Babinsa, korban diduga depresi karena masalah ekonomi. Selain itu sulit mendapatkan pekerjaan dan sering cekcok dengan istri, hingga memilih untuk mengakhiri hidupnya.
"Hasil pemeriksaan dari Dr. Dian Kurniawati, Kepala Puskesmas Gringsing 1, ditemukan luka jelas yang sangat dalam arah vertikal, juga terdapat cairan pada alat kelamin korban serta kondisi lidah korban menjulur keluar. Pada tubuh korban tidak di temukan adanya luka akibat penganiayaan", ujar Babinsa.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dari Puskesmas dan Polsek Gringsing, korban dinyatakan murni bunuh diri. Selanjutnya jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan dengan layak", pungkas La Awan.
Pewarta: Peni Kusumawati








