Lokasi sumur Semanggi P17 S, di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah
Klikwarta.com, Blora - Kinerja Pertamina EP Field Cepu, menunjukkan tren positif di tahun 2021 lalu. Meski di tengah pandemi, Pertamina EP Field Cepu berhasil mempertahankan laju produksi minyak dan gas. Walau lapangan minyak yang tersebar di tiga kabupaten, yakni Blora Jawa Tengah, Tuban dan Bojonegoro Jawa Timur, termasuk kategori lapangan tua, namun eksistensi produksi masih terjaga.
Dalam menjaga performanya, Pertamina mengandalkan sumur-sumur eksisting dan sebagian sumur tradisional yang ditambang oleh masyarakat.
Field Manager EP Cepu Field, Agung Wibowo, menyampaikan, rata - rata pencapaian minyak 1.925 BOPD, pencapaian gas rata – rata 52.4 MMSCFD.
"Untuk pencapaian oil lifting sebesar 1960 BOPD," kata Agung, Rabu (23/2/2022).
Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk meningkatkan produksi migas di wilayah kerja pertambangan (WKP) Pertamina EP Field Cepu, telah dilakukan operasi pemboran sumur Semanggi P-17S di lapangan Semanggi, Kecamatan Jepon, sejak pertengahan bulan Desember 2021 lalu.
Sumur tersebut mempunyai kedalaman 1.500 meter di bawah permukaan tanah. Pertamina EP menargetkan produksi minyak 100 barel perhari (bph).
Agung Wibowo, menyampaikan bahwa operasi ini merupakan pengeboran pertama di tahun 2021.
“Harapan kami mendapatkan yang terbaik. Untuk mendukung ketahanan energi nasional. Bermanfaat bagi masyarakat dan pendapatan daerah,” ujarnya.
Ia mengingatkan untuk senantiasa dalam menjaga kesehatan dan tetap waspada di masa pandemi ini.
"Jangan lengah selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di tengah pandemi yang belum berakhir", pesan Agung.
Pewarta: Fajar








