Warga Dukuh Payaman, Desa Nglobo, saat mediasi dengan Pertamina, Forkompimcam, Kades dan DPUPR Blora
Klikwarta.com, Blora - Mediasi warga Dusun Payaman Desa Nglobo, Kecamatan Jiken dengan pihak Pertamina EP Field Cepu, Rabu (23/2/2022), menghasilkan lima kesepakatan. Setelah sehari sebelumnya, warga melakukan aksi blokir jalan.
Kesepakatan itu di antaranya pengerasan atau perbaikan jalan Payaman-Nglobo dilakukan oleh PT Pertamina bersifat segera dengan material batu keras dan pedel.
Operasi Pertamina dan Rig berjalan normal, kecuali mobilisasi Rig keluar dari lokasi semanggi 17S. Pengaspalan dilakukan sebelum Rig diturunkan atau keluar. Artinya Rig ditahan sampai pengaspalan dilakukan.
Lalu, pemeliharaan jalan Payaman-Nglobo dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Salah satunya PT Pertamina. Kemudian, pihak humas PT Pertamina siap melaporkan usulan-usulan warga atau permintaan warga Dusun Payaman Desa Nglobo, kepada manajemen untuk ditindaklanjuti.
Terakhir, warga juga menuntut agar drainase yang rusak akibat mobilisasi, segera diperbaiki. Pipa penghalang drainase juga harus dicabut.
Ketua LPMD Nglobo, Agung Pudjo Susilo, menyampaikan, warga menghendaki jalan kembali baik. Mulai ujung Desa Cabak sampai Dusun Payaman Desa Nglobo.
"Awalnya baik kembali juga baik", tegasnya.
Perwakilan Pertamina EP Field Cepu, Sony A.K, menjelaskan, mediasi hari ini sebagai tindak lanjut pertemuan pada Senin lalu, terkait permintaan perbaikan jalan.
Menurut dia, sebenarnya dari pihak manajemen hanya bisa melakukan pengerasan jalan dengan pedel. Kalau pengaspalan harus ada perhitungan berbeda.
"Perlu tahu dulu status jalan, dikhawatirkan ada tumpang tindih program. Menurutnya Pertamina EP Field Cepu hanya operator. Kegiatan harus ada persetujuan SKK Migas", terang Sony.
"Hasil diskusi ini akan kami sampaikan kepada manajemen", pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Forkopimcam Jiken, Dinas PUPR, warga dan tokoh masyarakat Desa Nglobo.
Pewarta: Fajar








