Diungkap Polisi, Rekayasa Kematian US Ternyata Karena Utang Rp1,5 Miliar

Selasa, 22/11/2022 - 08:33
US (kenakan masker) saat mengakui perbuatannya dalam Konferensi Pers di Mapolres Bogor, Senin (21/11/2022).

US (kenakan masker) saat mengakui perbuatannya dalam Konferensi Pers di Mapolres Bogor, Senin (21/11/2022).

Klikwarta.com, Bogor - Viralnya kasus hidupnya kembali US, warga Rancabungur Kabupaten Bogor yang telah dinyatakan meninggal dunia beberapa waktu yang lalu sempat hebohkan masyarakat. Polres Bogor yang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut pun menemukan titik terang.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Jajaran Sat Reskrim Polres Bogor bahwa kematian US ini merupakan sebuah rekayasa yang ia buat, demi menghindari tagih hutang sebesar 1,5 Miliar rupiah yang punya.

Dalam konferensi pers yang di gelar di Polres Bogor pada Senin (21/11) kemarin, US mengakui bahwa perbuatan memalsukan kematiannya dilakukan akibat beban hutangnya. "Saya akan berupaya menyelesaikan masalah ini secara baik-baik kepada pihak yang memberikan hutang", tuturnya.

"Selain itu saya juga meminta maaf kepada keluarga, kerabat, masyarakat dan pihak kepolisian akibat menimbulkan kegaduhan. Saya ucapkan terima kasih kepada polres Bogor yang telah membantu permasalahan yang saya hadapi ini, saya berjanji tidak akan mengulangi kembali perbuatan tersebut", tutupnya.

Sementara itu Kapolres Bogor AKBP Dr. iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H mengatakan bahwa ketika subjek hukum ini mengambil langkah-langkah untuk rasa keadilan, dengan mekanisme yang ada sekarang yaitu restorative justice, dinilai itu lebih bermanfaat dan lebih barokah bagi semua.  

Karena dalam proses penegakan hukum ada tiga unsur yang perlu disepakati untuk tujuan hukum itu sendiri, yakni keadilan, kemanfaatan, dan kepastian. Hal itu yang melandasinya mengambil tindakan restorative justice.

"Melalui Kejadian ini juga diharapkan dapat dijadikan Sebuah pembelajaran bagai semua, karena hal seperti ini juga dapat menggangu ketertiban umum", tutupnya.

(Kontributor: Arif)

Berita Terkait