JNE Bersama UMKM untuk Indonesia
Oleh: Like Jansen Supanser (Jurnalis)
JNE mendukung digitalisasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia, dengan memastikan pelayanan terbaik dan lebih optimal meski dalam kondisi pandemi Covid-19.
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi dalam negeri, serta dalam ikut serta mensukseskan program-program pemerintah membangkitan ekonomi nasional dengan menggerakan UMKM, JNE akan selalu konsisten dalam melayani berbagai pengiriman paket barang.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi, Indra Darmawan mengatakan tahun 2022, disebut sebagai tahun penyesuaian dengan new normal dengan penanganan pandemi sebagai tantangan utamanya.
Terkait target investasi tahun depan, Indra menjelaskan, “2022, target investasi dinaikkan dari 900 triliun tahun ini menjadi 1200 triliun".
Ia mengaku cukup optimis target tersebut akan dapat tercapai, mengingat adanya berbagai peluang, termasuk perencanaan investasi yang telah terhitung, serta realisasi investasi yang selama ini tertunda. Selain itu terdapat 3 sektor lain yang akan didorong sebagai sektor tambahan. Yakni hilirisasi Sumber Daya Alam, ekonomi hijau, serta ekonomi digital. Dalam ekonomi digital tersebut, kata Indra, dibutuhkan peningkatan ekosistem, literasi, serta digitalisasi UMKM.
Nah, merespon digitalisasi UMKM, tentu JNE terus mengoptimalkan kecepatan dan kehandalan layanan dalam berbagai pengiriman paket barang secara konsisten.
Sebagaimana diketahui, JNE saat ini terus memperluas jaringannya ke seluruh kota besar di Indonesia. Sementara untuk titik-titik layanan JNE telah mencapai diatas 6.000 lokasi dan masih terus bertambah, dengan jumlah karyawan lebih dari 40.000 orang.
Terdata disitus JNE, bahwa lebih dari 150 lokasi JNE telah terhubungkan dengan sistem komunikasi on-line, dikawal oleh sistem dan akses situs informasi yang efektif serta efisien bagi konsumen dalam upaya mengetahui status terkini pengiriman paket atau dokumen.
Maka, dalam mendukung kelancaran pengiriman berbagai paket ataupun dokumen terkait UMKM tentu sangat mumpuni dan terjamin keamanannya.
Sisi lain, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Arsyad Rasyid beberapa waktu lalu juga mengaku optimis, bahwa terkait transformasi UMKM ke arah digital menjadi salah satu fokus Kadin pada tahun depan. “2022, Kadin fokus membantu UMKM bertransformasi ke basis digital, juga mendorong mentoring UMKM karena masih banyak UMKM yang informal,” tegasnya.
Selanjutnya, JNE dalam menghadapi berbagai tantangan untuk berakselerasi mendukung para pelaku UMKM di Indonesia tentu akan melakukan berbagai terobosan. Sebab, berbagai pelaku UMKM tentu sangat membutuhkan pelayanan secara maksimal dalam pengiriman-pengiriman paket barang.
UMKM akan menjadi penggerak utama dalam mendorong kebangkitan pemulihan ekonomi nasional. Tentu akan sangat cepat terimplementasikan dengan baik apabila dibarangi dengan pelayanan pengiriman paket-paket barang dengan maksimal oleh JNE.
#JNE31tahun
#JNEMajuIndonesia








