Pemilik Rumah Tewas Ditembak, 3 Pencuri Bersenpi Dihakimi Massa dan 1 Tewas

Selasa, 14/04/2020 - 05:33
Salah satu terduga pelaku yang kritis

Salah satu terduga pelaku yang kritis

Klikwarta.com, Lampung - Wardi (40) warga Desa Pangkal Mas Makmur, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung tewas tertembak, sesaat memergoki tiga orang pencuri yang menyatroni kediamannya, Sabtu (11/04/2020) sekira pukul 19.30 WIB.

Ketiga pencuri tersebut yakni, Hendri (35), Mat Ali (33) dan Roni (20), ketiganya merupakan warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.

Kapolres Mesuji AKBP Alim SH S.IK melalui Kapolsek Iptu Suldi membenarkan peristiwa tragis tersebut. "Berawal ketika korban memergoki ketiga orang pelaku sedang mencuri di rumah korban. Diduga salah satu pencuri mengeluarkan senjata api (senpi) dan langsung menembak ke arah korban", ujar Kapolsek, Senin (13/04/2020) sekira pukul 14.30 WIB.

"Korban tertembak di bagian dada dan langsung tewas di tempat", jelasnya.

Mendengar letusan senpi dan teriakan anak korban, kata Kapolsek, warga sekitar kemudian mendatangi kediaman korban. "Setelah warga mengetahui ada tindak kejahatan, warga pun beramai-ramai mengejar pelaku. Selanjutnya ketiga pelaku yang belum jauh kabur, dua diantaranya berhasil ditangkap warga setempat", kata Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, salah satu pelaku Hendri (35) merenggang nyawa di lokasi kejadian penangkapan, karena dihakimi massa. "Pasca kejadian, untuk pelaku Mat Ali sempat kritis dan dibawa ke rumah sakit terdekat, sementara satu rekannya Roni berhasil kabur dan tak lama berselang ditangkap petugas kepolisian", terangnya.

Sambungnya, kedua jenazah baik korban ataupun salah satu pelaku dibawa ke RSUD untuk diperiksa lebih lanjut. Kemudian, diserah terimakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Saat ini (Senin, red), kondisi terduga pelaku yang sempat kritis sudah membaik. Sementara situasi dan kondisi di TKP terkendali aman dan kondusif, dijaga oleh anggota kepolisian,TNI dan dibantu warga sekitar untuk berjaga-jaga apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan", ungkapnya.

Tambahnya mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap tenang dan jangan mudah terpancing hal-hal yang akan memecah belah ataupun isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

"Percayakan dan serahkan hal ini kepada aparat penegak hukum", tegas Kapolsek menandaskan.

(Pewarta : Aliwardana)

Berita Terkait