PT PAL Bangun Galangan di Lamongan, Legislator Samwil Minta Prioritaskan Serap Tenaga Lokal

Jumat, 30/10/2026 - 20:42
Anggota DPRD Jawa Timur, Samwil

Anggota DPRD Jawa Timur, Samwil

Klikwarta.com, Jatim - Rencana PT PAL Indonesia membangun dermaga galangan kapal di Kabupaten Lamongan dalam program PAL 2027 mendapat dukungan penuh dari DPRD Jawa Timur.

Anggota DPRD Jatim, Samwil, menilai pemilihan Lamongan sebagai lokasi sangat tepat. Secara geografis, Lamongan memiliki laut dalam yang mendukung pembangunan berbagai tipe dermaga.

"Ya bagus kalau PAL mau buat di Lamongan. Apalagi Lamongan itu lautnya dalam, jadi banyak tipe dermaga yang bisa dibuat di sana," ujar politisi Demokrat tersebut saat ditemui, Jumat (30/10/2026).

Pria asal Bawean, Gresik, itu menjelaskan sejumlah model fasilitas sandar bisa diterapkan di pesisir Lamongan, mulai dari galangan kapal dengan sistem rel, sistem pintu buka-tutup, hingga _floating dock_ atau dermaga apung yang dinilai cocok dengan kondisi alam setempat.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pembangunan diiringi infrastruktur pelindung pantai atau penangkal ombak terlebih dahulu.

Selain aspek teknis, Samwil juga menyoroti pentingnya perencanaan sosial. Ia meminta proses pembebasan lahan dilakukan secara cermat agar tidak menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

"Harapan saya, program PT PAL itu segera diadakan pembebasan lahan, jangan sampai menimbulkan pro dan kontra. Dan juga tenaga kerja buruhnya, tenaga kerja yang tidak memerlukan keahlian, hendaknya persentasenya lebih dibesarkan ke orang-orang lokal di situ," tegasnya.

Dengan terbukanya lapangan kerja baru di sektor galangan, Samwil berharap nelayan tradisional yang selama ini menggunakan mini trawl bisa perlahan beralih profesi ke sektor industri galangan.

Menurut Samwil, wacana besar ini sebenarnya sudah dirintis lebih dari 10 tahun lalu. Pembangunan Jembatan Suramadu pada tahap awal merupakan bagian dari strategi jangka panjang agar penyeberangan kapal tidak mengganggu aktivitas militer TNI AL.

Sebagai tindak lanjut, fasilitas dermaga di kawasan Tanjung Perak nantinya juga harus bergeser karena dinilai sangat strategis dan vital bagi kepentingan pertahanan TNI Angkatan Laut.

Diketahui, industri galangan kapal di Indonesia tengah lesu. Dari sekitar 300 galangan yang tersebar di berbagai daerah, kurang dari 10 persen yang masih aktif beroperasi. Kondisi itu mendorong pemerintah menugaskan PT PAL Indonesia sebagai konsolidator nasional untuk merevitalisasi kapasitas galangan dalam negeri.

Sebagai bagian dari penugasan tersebut, BUMN maritim itu mulai mengembangkan fasilitas galangan baru di kawasan pesisir Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Tags

Berita Terkait