Setelah Bantur, Bupati dan Wabup Langsung Tinjau Lokasi Longsor di Dampit

Jumat, 21/10/2022 - 20:55
Bupati Malang, H. M Sanusi didamping Camat Dampit, Abai Saleh, saat menyerahkan bantuan pada korban longsor di Dampit, Jumat (21/10/2022).

Bupati Malang, H. M Sanusi didamping Camat Dampit, Abai Saleh, saat menyerahkan bantuan pada korban longsor di Dampit, Jumat (21/10/2022).

Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Setelah mengunjungi korban tanah longsor di Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Jumat (21/10/2022), Bupati Malang, H. M. Sanusi dan Wabup Didik Gatot Subroto, langsung meninjau lokasi tanah longsor di wilayah Timur Kabupaten Malang. Tepatnya di RT 21 RW 002 Dusun Kampung Teh, Desa Sukodono Kecamatan Dampit.

Hadir mendampingi bupati dan wabup, para jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Camat dan Muspika Dampit, serta Kepala Desa Sukodono.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Dampit, Senin 17 Oktober lalu, menyebabkan tanah longsor di Desa Sukodono. Akibatnya, jalan utama Dusun Kampung Teh tertutup.

Camat Dampit, Abai Saleh, menjelaskan, jalan yang tertimbun longsoran tanah itu merupakan jalan satu-satunya bagi warga Dusun Kampung Teh.

"Akibat musibah ini sebanyak 15 KK dengan total 43 jiwa terisolir dan ada satu rumah warga yang terkena tanah longsor", kata Abai.

"Bahkan ada tamu dari luar kota yang tidak bisa pulang karena jalan satu-satunya tertutup tanah longsor", ujar Camat.

Di Dampit, bupati dan wabup Malang, juga memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak.

“Karena ini adalah tugas kemanusiaan oleh karena itu sebagai manusia harus mampu memberikan yang terbaik kepada sesama manusia yang membutuhkan", ucap Bupati Sanusi.

Ia pun meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga untuk membantu mengirim alat berat guna mempercepat proses pembersihan jalan yang tertutup longsor. Tak lupa bupati dan wabup mengimbau kepada para warga yang memiliki rumah dekat kawasan rawan longsor agar selalu waspada.

“Bapak/ibu jika terjadi hujan lebat dengan intensitas yang tinggi mohon untuk mengevakuasi diri ke tempat yang aman karena dikhawatirkan curah hujan dapat menyebabkan tanah longsor susulan", demikian imbau Sanusi.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, di Kecamatan Dampit tercatat ada beberapa lokasi longsor dan warga yang terdampak. Meliputi, Desa Baturetno delapan KK, Desa Jambangan satu KK, Kelurahan Dampit tiga KK, Desa Srimulyo 13 KK, Desa Sukodono 15 KK.

(Pewarta : Asral)

Berita Terkait