Siswa di Aceh Singkil Mulai Belajar Tatap Muka di Sekolah

Selasa, 14/07/2020 - 16:42
Siswa salah satu sekolah di Kabupaten Aceh Singkil mulai bersekolah.

Siswa salah satu sekolah di Kabupaten Aceh Singkil mulai bersekolah.

Klikwarta.com, Aceh Singkil - Setelah sempat kurang lebih 3 bulan proses belajar mengajar dilakukan dari rumah dan libur dimasa New Normal pandemi covid-19 ini, akhirnya Pemkab Aceh Singkil membuka puluhan sekolah tingkat SMP dan SMA/ sederajat belajar tatap muka dengan guru disekolah masing-masing dihari pertama tahun ajaran 2020-2021, Senin (13/7/2020).

"Ada 72 sekolah tingkat SMP dan SMA Sederajat diKabupaten Aceh Singkil yang diijinkan dibuka melakukan proses belajar mengajar tatap muka disekolah", ucap Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Khalilullah.

Untuk memastikan kesiapan pihak sekolah dalam melaksanakan proses belajar mengajar tatap dimasa pandemi covid-19 ini, pihak Disdikbud bersama Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, melakukan peninjauan langsung disejumlah sekolah.

"Kita prioritaskan hari ini kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan," kata Khalilullah.

Sekolah yang dikunjungi diantaranya; SMP 3 Simpang Kanan, SMP N 1 Gunung Meriah, SMK N 1 Gunung Meriah, SMP Swasta Muhamadiyah Singkil dan Madrasah Aliyah Singkil.

Dikatakan, dalam penerapan sekolah tatap muka tersebut diberlakukan protokol kesehatan Covid-19 mulai dari menyiapkan tempat cuci tangan di depan sekolah serta di pintu kelas, dan siswa wajib menggunakan masker serta pengecekan suhu tubuh dan menjaga jarak.

Dari hasil kunjungan, Kesiapan sekolah di Kabupaten Aceh Singkil dalam menerapkan protokol kesehatan dinilai sudah terpenuhi. Meski masih ada sekolah yang melakukan secara sederhana.

Pembelajaran tatap muka di daerah yang notabene zona hijau tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19 yang dirilis pada Juni lalu.

Begitu pun, merujuk kepada SKB 4 Menteri setiap sekolah yang masuk zona hijau membuka proses belajar mengajar tatap muka disekolah, dalam satu kelas siswa paling banyak 18 orang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sedangkan untuk proses belajar mengajar tatap muka tingkat TK dan SD disekolah rencananya akan dibuka bulan September 2020 mendatang. Untuk saat ini, pembelajaran siswa TK dan SD masih dilaksanakan melalui proses belajar mengajar dari rumah, pungkasnya.

(Pewarta : Supriadi)

Berita Terkait