Situasi Terkini Banjir Bandang di Labura, 5 Korban Hanyut Belum Ditemukan

Rabu, 01/01/2020 - 13:08
Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso tinjau langsung ke lokasi banjir

Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso tinjau langsung ke lokasi banjir

Klikwarta.com, Labura - Komandan Kodim (Dandim) 0209/LB Letkol Inf Santoso terus memantau dan mengkoordinir seluruh personel dan tim lainnya di daerah bencana banjir bandang di Desa Hatapang dan Desa Pematang Kec. NA. IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Selasa (31/12/2019).

Perkembangan situasi banjir bandang di Desa Hatapang Kecamatan  NA. IX-X Kabupaten Labura sampai dengan 31 Desember 2019 situasi aman terkendali, air sungai sudah surut dengan kedalaman 120 cm, masyarakat yang terkena bencana mengungsi ke rumah kerabatnya masing-masing di sekitar daerah bencana.

f
Dandim koordinir personel dalam mencari korban hanyut

Informasi terhimpun, dampak dari banjir di Desa Pematang mengakibatkan, 9 unit rumah hanyut, 19 unit rumah rusak berat, 2 Jembatan Hanyut, 3 titik akses jalan putus. Sementara di Desa Hatapang 13 rumah warga rusak berat, 1 buah jembatan penghubung dusun hanyut terbawa arus sungai, terputusnya jalan penghubung antara desa Pematang dengan Dusun siria-ria sepanjang 100 M.

Disamping itu, lahan persawahan masyarakat seluas 15 Hektar yang sudah ditanami rusak, 1 buah sepeda motor KLX milik kades Hatapang Hutana Sihombing turut kena musibah.

Sementara korban jiwa yang hilang hanyut sebanyak 5 orang korban, terdiri dari  2 orang dewasa, 2 orang anak anak, 1 orang, sampai hari ini (Rabu, 1 Januari 2019, red) belum ditemukan.

Baca juga : Banjir Terjang Desa Pematang, 8 Rumah dan 2 Jembatan Hanyut

Dalam penangulangan bencana, Kodim 0209/LB menurunkan 60 personel, PPRCPB Yonif 126/KC DPP Danyonif 126 menurunkan 60 personel, Anggota Polres Labuhan batu sebanyak 60 personel, sementara Dinkes Kabupaten Labura sebanyak 14 Orang, Disnas Sosial Labura sebanyak 20 Orang, Basarnas Provinsi sebanyak 21 Orang, BNPB Pemkab Labura sebanyak 11 Orang anggota Pramuka sebanyak 22 Orang, Tagana Provinsi sebanyak 30 Orang, TKSK sebanyak 5 Orang, PKH Kemensos sebanyak 4 Orang, pasukan Brimob Tanjung Balai sebanyak  30 Orang, Damkar Labura 16 Orang, Masyarakat 90 Orang, PMI Kab Labura 8 Orang, PMI Kabupaten Labuhan batu 5 Orang, BNPB Provinsi 7 Orang, Satpol PP Kabupaten Labura 12 Orang,dan Tagana Provinsi sebanyak 30 Orang.

"Dengan banyak tim ini kita harapkan dapat memaksimalkan bantuan kepada masyarakat", ujar Dandim.

ww
Pencarian korban banjir

Sementara untuk alat berat dan perlengkapan lainnya dari PU Labura diturunkan untuk memaksimalkan bantuan baik pembersihan jalan dan alat angkut sudah bekerja dan rencana akan di lanjutkan esok hari perlengkapan lainnya akan ditambah untuk memaksimalkan bantuan kepada warga, tutup Dandim. (Oelies)

Berita Terkait