Rumah Tak Layak Huni di perbatasan
Klikwarta.com, Malaka, NTT – Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat perbatasan kembali ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Kali ini, bantuan diberikan kepada Bapak Blasius Una (58), warga Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Satgas dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Kamis (04/06/2026).
Pembangunan rumah layak huni tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Malaka, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, dan Pemerintah Desa Bereliku. Melalui kolaborasi yang solid, rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini telah berubah menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati, sehingga diharapkan mampu memberikan harapan baru serta meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
Dalam kegiatan peresmian rumah layak huni tersebut, Wadan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Denny Rizki Nuary, menyampaikan bahwa kehadiran Satgas di wilayah perbatasan tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berupaya membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Sementara itu, Wakil Bupati Malaka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya personel Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad yang terus berpartisipasi aktif dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan.
Peresmian rumah tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh keluarga penerima manfaat dan masyarakat sekitar. Perwakilan keluarga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Malaka, Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, seluruh personel Satgas, serta semua pihak yang telah membantu proses pembangunan rumah hingga selesai. Kehadiran rumah layak huni ini diharapkan menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan dalam membangun kehidupan masyarakat perbatasan yang lebih sejahtera.








