Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi
Klikwarta.com, Bengkulu Selatan - Meskipun masih menjalani isolasi mandiri setelah sempat berinteraksi dengan salah satu pasien Covid -19 asal Kota Bengkulu saat melakukan kunjungan ke Bengkulu Selatan. Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, tetap bekerja dan memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Bengkulu Selatan tetap berputar. Khususnya, untuk sejumlah program dan kegiatan penanganan Covid -19.
Seperti yang dilakukan hari ini, Kamis (14/5/2020). Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, tetap mengikuti video conference dalam rangka kegiatan rapat monitoring dan evaluasi untuk program percepatan penanganan Covid -19 dan capaian renaksi PK (MCP) triwulan I tahun 2020 bersama KPK RI bersama Bupati Benteng, Bupati Bengkulu Utara dan Walikota Bengkulu.
Video conference dilaksanakan orang nomor satu di Bengkulu Selatan ini dari Rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan. Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan sejumlah upaya penanganan yang sedang dilakukan serta yang akan dilakukan dalam hal penanganan Covid -19. Selain itu Bupati juga mengeluhkan data BST Kemensos RI yang berbasis DTKS belum dimutakhirkan sehingga penyaluran BST dari Kemensos tidak tepat sasaran.
Solusinya, yakni yang belum terakomodir mendapatkan BST dari Kemensos RI. Maka akan diakomodir melalui BLT yang bersumber dari Dana Desa dan BST yang bersumber dari dana BTT APBD Bengkulu Selatan. Penyaluran BST yang bersumber dari APBD atau BTT dilakukan melalui rekening bank untuk menghindari penyelewengan. Untuk yang dari Dana Desa kewenangannya diputuskan kades masing - masing wilayah.
"Kami sudah perintahkan baik secara lisan ataupun tulisan. Pemerintah setempat baik itu RamT atau Kades. Agar kembali menyisir atau mendata warga terdampak Covid -19 dan belum mendapatkan bantuan dari Kemensos atau dari pemerintah daerah serta dari pemerintah desa. Kami harap nanti tepat sasaran sesuai kriteria yang ditetapkan," harap Gusnan. (MC)








