Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi
Klikwarta.com, Bengkulu Selatan - Bappeda-Litbang Bengkulu Selatan (BS) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (P-RPJMD). Kegiatan digelar di Aula Bappeda-Litbang BS ini dibuka langsung Bupati BS Gusnan Mulyadi, Selasa (28/2/2023).
Hal ini dalam rangka menjamin keselarasan visi dan misi kepala daerah (kada) dan memperbarui kebijakan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) periode 2021-2026,
Bupati Gusnan Mulyadi mengaku ada empat faktor yang menjadi dasar Pemkab BS melakukan P-RPJMD. Di antaranya ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 08 tahun 2022 tentang Perubahan atas Perda Nomor 09 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten BS.
Dalam Perda tersebut terdapat perubahan nama perangkat daerah dan penambahan bidang di beberapa OPD. Bahkan juga dibentuk satu OPD baru sehingga dibutuhkan penyesuaian.
Kemudian, ditetapkannya KepmenPAN-RB RI Nomor 962 tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Dalam peraturan ini terdapat indikator pada penilaian indeks SPBE bertambah serta terdapat beberapa perubahan pada pertanyaan tingkat kematangan di beberapa indikator.
Selanjutnya, validasi atas kapital modal pelaku usaha yang disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Sehingga diperlukan penyesuaian target realisasi investasi.
Terakhir, terdapat perbedaan data awal penetapan target. Sehingga diperlukan penyesuaian target indikator kinerja daerah yaitu pada indeks pembangunan gender dan indeks resiko bencana.
"Intinya, Musrenbang P-RPJMD ini bertujuan untuk menjamin keselarasan visi dan misi kepala daerah, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah. Apalagi, ada perubahan bidang di beberapa OPD dan terbentuknya OPD baru yakni Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)," beber Bupati Gusnan Mulyadi.
Ditambahkan Bupati, dalam P-RPJMD ini memuat rumusan prioritas pembangunan daerah, program prioritas dan kegiatan unggulan Kabupaten BS. Semunya untuk mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah.
Prioritas pembangunan disusun dengan tujuan sebagai pedoman bagi pemerintah dalam melaksanakan pembangunan jangka menengah. Agar pencapaian visi dan misi dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
"Prioritas pembangunan daerah Bengkulu Selatan tahun 2021-2026 lebih mengedepankan pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan.
Optimalisasi komoditas unggulan dan hilirisasi menuju kemandirian ekonomi, pengembangan infrastruktur berkualitas dan berkeadilan berwawasan lingkungan," jelas Bupati.
Ditegaskan Bupati, implementasi agenda kerja utama dan prioritas pembangunan daerah akan terus dilanjutkan. Seperti, pada bidang ekonomi, Pemkab BS akan melanjutkan penguatan nilai tambah produk pertanian, perikanan dan pariwisata serta beberapa program lainnya.
Lalu di bidang infrastruktur tetap menjadi prioritas untuk menjamin konektivitas, efisiensi dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Sedangkan, pada bidang sosial, akan memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia tetap menjadi fokus utama. Juga pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan, pengentasan kemiskinan dan upaya perluasan perlindungan sosial.
"Semua prioritas pembangunan daerah ini sejalan dengan visi misi yang disampaikan kepada masyarakat Bengkulu Selatan pada saat kampanye beberapa waktu lalu," tegas Gusnan. (Adv)








