Program Eksposur Dunia Kerja Sejak Dini di Pulau Bintan

Sabtu, 02/05/2026 - 14:31
Program Eksposur Dunia Kerja Sejak Dini di Pulau Bintan

Program Eksposur Dunia Kerja Sejak Dini di Pulau Bintan

Klikwarta.com, Bintan - Melalui program tahunan yang dikenal dengan Kasih Sayang, yang telah lama dan secara konsisten dilakukan oleh Bintan Resorts sejak tahun 2000, bertepatan dengan momentum hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2026. Sebanyak 350 pelajar SD kelas 6 dan 420 pelajar SMP kelas 3 di Kecamatan Teluk Sebong, Bintan Utara, Provinsi Kepulauan Riau diajak memahami dunia pariwisata di Bintan Resorts. 

Di wilayah seperti Kecamatan Teluk Sebong di Pulau Bintan, ruang bagi siswa sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP) untuk mengenal berbagai pilihan karier di luar lingkungan sehari-hari mungkin tidak selalu tersedia. Dalam konteks CSR pendidikan di Indonesia, tantangan tidak hanya terletak pada membuka akses pendidikan, tetapi juga memperluas wawasan generasi muda terhadap berbagai kemungkinan masa depan yang dapat mereka capai. Karena tanpa paparan nyata, sulit bagi anak-anak untuk membayangkan potensi dirinya.

Melalui program Kasih Sayang, Bintan Resorts berupaya menghadirkan pengalaman tersebut dengan memperkenalkan dunia yang lebih luas secara langsung, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu sebagai fondasi pembelajaran. Dalam sambutan pembukaan di Atrium Plaza Lagoi di Bintan Resorts, Hebron Habeahan selaku General Manager Finance & Admin menekankan kepada anak-anak yang hadir akan sikap aktif untuk mencari tahu dan memahami setiap hal yang dipaparkan. Sehingga dari proses tersebut dapat tumbuh aspirasi yang mendorong mereka untuk berani bermimpi dan menentukan arah masa depan.

Mereka diajak untuk hadir langsung di lingkungan industri pariwisata dan perhotelan di kawasan wisata Bintan Resorts, menyaksikan bagaimana profesi hospitality dijalankan, dan langsung berinteraksi dengan para pelakunya. Peserta program dibawa mengunjungi fasilitas pengolahan limbah untuk melihat proses pengelolaan yang bertanggung jawab, sekaligus memperoleh penjelasan mengenai praktik efisiensi energi yang diterapkan di kawasan. 

Upaya pelestarian lingkungan pesisir pun diperkenalkan sebagai bagian integral dari operasional, sehingga anak-anak tidak hanya memahami konsep keberlanjutan secara teoritis, tetapi juga menyaksikan bagaimana nilai-nilai tersebut diimplementasikan secara nyata di Bintan Resorts. Rangkaian kegiatan dibuat sangat terstruktur, ada interaksi aktif dengan pelaku industri perhotelan profesional melalui perbincangan, lomba bercerita, kompetisi chef cilik, juga cerdas cermat bertema pariwisata. 

Dari sejak tahun 2000, dampaknya memang tidak selalu bisa disajikan dalam bentuk angka. 

Namun, perubahan mulai terlihat dimana semakin banyak siswa di Kecamatan Teluk Sebong yang menunjukkan ketertarikan untuk menempuh pendidikan di Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) dan juga Sahid Bintan Tourism Institute (SBTI) dalam kawasan wisata Bintan Resorts. Dampak itu, juga dirasakan oleh pelaku industri perhotelan yang semakin mudah mendapatkan sumber daya manusia siap kerja, merupakan alumni PBC dan SBTI dari tahun ke tahun.

Sejumlah alumni program Kasih Sayang tercatat ada yang telah menapaki jalur profesional di industri ini. Salah satunya Maria Alfa Febiola kini berkarier sebagai Sales Executive di Umana Bali LXR Hotels & Resorts by Hilton, sementara Uswatinisa telah meniti karier sebagai chef di salah satu luxury resort di Maladewa, dua representasi dari anak daerah di Kecamatan Teluk Sebong menempuh perjalanan yang berawal dari sebuah kesempatan untuk melihat dunia yang lebih luas.

Lebih lanjut, Hebron menjelaskan bahwa program kepedulian di bidang pendidikan ini tidak hanya berfokus pada pemberian akses, tetapi juga diarahkan untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) lokal yang unggul. Inisiatif yang dijalankan secara konsisten dari tahun ke tahun oleh Bintan Resorts ini hadir dengan pendekatan yang relatif sederhana namun berkelanjutan, dilandasi keyakinan bahwa perubahan sosial tidak terjadi secara instan.

Pendekatan berkesinambungan ini menegaskan bahwa dampak jangka panjang sering kali dibangun dari konsistensi, bukan sekadar simbolis.
Dalam kesempatan tersebut, Nafriyon, S.STP, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan yang turut hadir pada pembukaan program, menyampaikan apresiasi atas komitmen berkelanjutan dari Bintan Resorts yang setiap tahun mendapat pengakuan dari pemerintah daerah di bidang pendidikan. 

“Peran sektor swasta menjadi sangat krusial, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah daerah di mana sekitar 75 persen dialokasikan untuk gaji tenaga pendidik dan pegawai, sehingga ruang untuk pengembangan program pendidikan menjadi terbatas. Dalam konteks ini, kontribusi pihak swasta yang peduli tidak hanya melengkapi, tetapi juga memperkuat upaya bersama dalam memastikan keberlanjutan dan kualitas pendidikan di daerah,” ujarnya menegaskan. (**) 

Berita Terkait