Sekretaris Disdikbud Aceh Singkil H. Poniman
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Dengan kembali ditundanya Belajar Tatap Muka (BTM) disekolah bulan September ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Singkil mendorong para guru dan kepala sekolah untuk lebih kreatif dan inovatif menciptakan pembelajaran agar sistem belajar dari rumah dan dalam jaringan (daring) lebih efektif.
Sehingga lanjutan proses belajar mengajar dari jarak jauh yang diberikan pada siswa sambil menunggu petunjuk dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk belajar tatap muka disekolah dapat lebih maksimal, ucap Sekretaris Disdikbud Aceh Singkil, H.Poniman, Senin (7/09/2020).
Dikatakan, ditundanya proses belajar mengajar tatap muka disekolah karena status Kabupaten Aceh Singkil terkait dengan pandemi covid-19 ini masuk dalam zona orange.
Sehingga usulan pihak Disdikbud untuk membuka kembali proses belajar mengajar tatap disekolah ditengah pandemi covid-19, belum mendapat izin dari tim gugus tugas Kabupaten Aceh Singkil sampei waktu yang belum ditentukan, ujar Poniman.
Untuk itu Disdikbud mendorong para guru menciptakan ide-ide program kreatif dan berinovasi serta melihat kapasitasnya mengefektifkan dalam memberikan pembelajaran kepada siswa dalam prose belajar dari rumah.
Hal tersebut seiring dengan proses belajar mengajar dari rumah yang dilaksanakan ditengah pandemi covid-19 ini tidak efektif, ungkap Poniman.
Dengan begitu, ditengah kondisi dunia pendidikan saat ini perlu kreativitas dan inovasi para guru dalam melakukan pembelajaran dari rumah kepada siswa sesuai dengan regulasi yang ada, ujarnya.
Sekretaris Disdikbud Aceh Singkil juga mengatakan, pihaknya akan memberikan teguran dan sanksi tegas bagi para guru yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya sebagai tenaga pendidik.
Karena pihak Disdikbud Aceh Singkil selalu meminta laporan kegiatan pembelajaran jarak jauh dari masing-masing guru dan mengevaluasi kemasing-masing sekolah, tandasnya.
(Pewarta : Supriadi)








