Salah seorang pemerhati Kabupaten Aceh Singkil Mufkhirul SH.
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Dengan dilaksanakannya sistem proses pembelajaran dengan jaringan (daring) dari rumah ditengah masa pandemi Covid-19 ini, Pemkab Aceh Singkil melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta melakukan evaluasi terhadap kinerja para Kepala Sekolah dan guru disekolah.
Hal tersebut dianggap perlu dilakukan, guna mengetahui sejauh mana upaya yang telah dilakukan guru memberikan pembelajaran kepada siswa dan kemajuan yang dicapai dalam sistem pendidikan online atau daring, ucap Pemerhati Pendidikan sekaligus Ketua GP Ansor Aceh Singkil, Mufkhirul, SH, Rabu (09/09/2020).
Sehingga pihak Disdikbud Aceh Singkil dapat menelaah atau menghimpun hasil kinerja guru dalam pembelajaran dari rumah melalui sistim daring yang telah dilakukan tenaga pendidik terhadap para siswa. Begitu pun dapat diketahui mana guru yang kreatif serta bermalas-malasan, ungkapnya.
Dengan diketahuinya kondisi tersebut, pihak Disdikbud dapat mengambil langkah terhadap guru yang tidak melaksanakan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan hasil dari belajar sistem daring. "Kendati proses belajar mengajar secara daring dari rumah dinilai tidak efektif", ujarnya.
Apalagi sistem pembelajaran dari rumah ini rawan menimbulkan kebosanan terhadap siswa.
Oleh karena itu perlu adanya ide-ide kreatif guru dalam memberikan metode pembelajaran setidaknya dapat sedikit busa efektif dan membuat siswa tidak bosan belajar dari rumah.
Namun, jika guru tidak kreatif justru yang terjadi tugas yanh diberikan menumpuk dan pembelajaran yang didapat siswa kian terus merosot, ujar Khairul.
(Pewarta : Supriadi)








