Mengakhiri Rangkaian HKG TP-PKK di Kepri, Tri Tito Resmikan Dapur Sehat dan Posyandu Remaja

Rabu, 09/03/2022 - 07:47
Ketua TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian saat berkunjung ke Posyandu Mawar

Ketua TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian saat berkunjung ke Posyandu Mawar

Klikwarta.com, Kepri - Mengakhiri rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) TP-PKK yang ke-50 tahun, Ketua Umum TP-PKK Tri Tito Karnavian dan Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, mengunjungi Posyandu Mawar di kampung Kolam Renang, Kijang, Bintan, Selasa (08/03/2022).

Di Posyandu Mawar, Tri dan Dewi meresmikan dapur sehat dan Posyandu Remaja.

Tri Tito sangat mengapresiasi keberadaan dapur sehat dan Posyandu Remaja karena semakin melengkapi pelayanan di Posyandu Mawar.

"Saat ini posyandu tidak hanya harus melayani kesehatan dasar anak-anak atau lansia saja, kalangan remaja sudah seharusnya juga mendapatkan pelayanan kesehatan dasar yang sama di posyandu", kata Tri Tito.

Menurutnya, fenomena pernikahan dini di usia remaja yang semakin merebak membuat Posyandu harus mampu memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini, jika dilakukan tanpa persiapan yang mumpuni.

Tri Tito mengaku terkesan dengan fasilitas pelayanan yang ada di posyandu Mawar.

Dirinya bersama Dewi Ansar melihat berbagai layanan yang dilakukan petugas posyandu, seperti penimbangan berat badan bayi, pengecekan kesehatan hungga pengimplementasian aplikasi Siap PANDU yang baru saja diluncurkan.

"Di sini terlihat Posyandunya sangat baik dalam pelayanan, ini bentuk posyandu yang kita inginkan, posyandu yang betul-betul melayani masyarakat", puji Tri Tito.

Ke depan, ia berharap pemerintah daerah maupun TP-PKK bisa terus memberikan dukungan agar posyandu dapat menjadi garda terdepan mewujudkan keluarga sehat.

Tampak, Tri Tito Karnavian memberikan bantuan berupa makanan sehat kepada beberapa lansia, anak bayi dan ibu-ibu hamil.

Tak hanya itu, Tri Tito dan Dewi Ansar juga melihat dan masuk ke dalam mobil pelayanan Keluarga Berencana (KB). Mereka melihat fasilitas di dalam mobil yang berfungsi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan mencegah akseptor drop out. Sehingga harus dilakukan pembinaan dan pelayanan secara gratis agar tetap ber KB. (***)

Berita Terkait