Beberapa pengurus PPDI saat menemui DPRD Jatim, Senin (4/4/2022).
Klikwarta.com, Jatim - Beberapa pengurus dari Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menemui DPRD Jatim, Senin (4/4/2022). Mereka menagih janji Khofifah-Emil saat kampanye pilgub Jatim 2018 lalu yakni tambahan kesejahteraan.
“Kami (PPDI) bersama paslon cagub cawagub Jatim cagub saat itu Khofifah-Emil menandatangani fakta integritas dimana dalam fakta integritas tersebut disebutkan kalau PPDI siap memenangkan Khofifah-Emil,” kata pengurus PPDI Mujito dikonfirmasi.
Mujito mengatakan dalam fakta integritas tersebut disepakati adanya peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup anggota PPDI dengan proyeksi anggaran khusus untuk tambahan tunjangan lain dari APBD Jatim.
“Tak hanya itu, dalam janjinya Khofifah-Emil mengupayakan pemberian bansos /hibah untuk PPDI sepanjang dapat dilakukan menurut ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” paparnya.
Selain hal-hal tersebut diatas, kata Mujito, banyak janji-janji manis yang dituangkan dalam fakta integritas tersebut dengan imbalan PPDI memenangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim.
“Kami sudah buktikan, bahwa PPDI yang merupakan salah satu elemen masyarakat all out memenangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim. Sekarang ini kami ingin menagih janji-janji Khofifah-Emil di fakta integritas yang ditandatangani mereka berdua,”ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Jatim Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio mengatakan pihaknya akan menyampaikan permasalahan PPDI tersebut ke Pemprov Jatim.
Mantan gubernur Akmil ini mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi Pemprov Jatim terkait untuk merealisasi penambahan kesejahteraan para perangkat desa.
“Dinas Pemberdayaan Desa Pemprov Jatim mengaku akan studi banding ke Jawa Barat sebagai acuan dalam pemberian kesejahteraan perangkat desa tersebut,” terangnya.
(Pewarta: Supra)








