Perkuat Konektivitas dan Perekonomian Warga, Danrem 032/Wirabraja dan Pemkab Pasaman Resmikan Jembatan Garuda Perintis di Kecamatan Bonjol

Kamis, 30/07/2026 - 23:06
Foto bersama

Foto bersama

Klikwarta.com, Pasaman - Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., meresmikan secara langsung Jembatan Garuda Perintis Equator di Jorong Kampung Alai, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol. Peresmian ini menandai rampungnya pembangunan empat unit jembatan gantung perintis hasil kolaborasi TNI AD, Pemerintah Kabupaten Pasaman, serta partisipasi aktif masyarakat setempat (30/07/26).

Pembangunan infrastruktur penyeberangan ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 18 Tahun 2025 tentang Percepatan Penanganan Darurat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, yang ditindaklanjuti melalui Surat Telegram Panglima TNI dan Kasad.

Dalam laporannya, tercatat empat unit jembatan dibangun di wilayah Kodim 0305/Pasaman pada Tahap 3 dan 4 Tahun Anggaran 2026. Di antaranya Jembatan Garuda Perintis Equator sepanjang 150 meter di Kecamatan Bonjol, Jembatan Garuda Perintis Katimahar sepanjang 54 meter di Kecamatan Panti, serta Jembatan Garuda Perintis Sei Bermas sepanjang 51 meter di Kecamatan Dua Koto. Seluruh pembangunan berhasil diselesaikan secara bertahap sejak Februari hingga Juni 2026 dengan melibatkan unsur TNI, tenaga ahli, dan gotong royong warga.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden RI, Kasad, Danrem 032/Wirabraja, serta Dandim 0305/Pasaman atas perhatian besar terhadap daerah terisolasi di Pasaman.

"Keberhasilan pembangunan jembatan ini adalah berkat instruksi dan program khusus pemerintah pusat yang ditindaklanjuti jajaran TNI AD. Kita tahu persis jembatan ini dibangun dengan kerja bakti yang luar biasa oleh prajurit TNI bersama masyarakat. Jembatan ini menjadi akses utama mobilisasi anak-anak kita ke sekolah di Kampung Bonjol Hitam serta menjadi urat nadi perekonomian warga," ujar Bupati Welly.

Sementara itu, Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki nilai sejarah dan moral yang sangat tinggi, mengingat lokasinya berada di tanah kelahiran pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol.

"Sesuai pesan Bung Karno, Jasmerah—jangan sekali-kali melupakan sejarah. Berada di tanah perjuangan Tuanku Imam Bonjol mengingatkan kita bahwa jika para pahlawan dulu rela mengorbankan jiwa dan nyawa, maka tetesan keringat kita dalam membangun bangsa hari ini belumlah seberapa. Ini adalah wujud dedikasi TNI untuk rakyat," tegas Danrem.

Brigjen TNI Aji Mimbarno juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat, Wali Nagari, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang serta terhindar dari aksi vandalisme.

Dengan selesainya pembangunan empat jembatan ini, sebanyak 1.960 Kepala Keluarga (KK) kini dapat menikmati akses transportasi yang aman, lancar, dan cepat untuk menunjang aktivitas pendidikan, pertanian, dan perekonomian sehari-hari. 

Pewarta : Riskal

Berita Terkait