Rohidin Mersyah: Ekonomi Bengkulu Akan Tambah Dahsyat, Jika...

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat acara Pertemuan Tahunan BI Bengkulu 2018, Kamis (13/12) di Grage Horizon Hotel Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat acara Pertemuan Tahunan BI Bengkulu 2018, Kamis (13/12) di Grage Horizon Hotel Bengkulu.

Klikwarta.com - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan bahwa saat ini Bengkulu ditempatkan sebagai provinsi dengan predikat Platinum. Hal ini karena Bengkulu merupakan daerah dengan investasi strategis dan paling potensial berkembang. 

"Pada Indonesia Attractiveness Award 2018 Bengkulu raih predikat tertinggi, upaya kita meningkatkan Investasi, infrastruktur pariwisata dan pelayanan publik diganjar dengan penghargaan tersebut. Ekonomi Bengkulu akan tambah dahsyat, jika status bandara, pelabuhan, kereta api dan jalan tol terealisasi,” ujarnya saat acara Pertemuan Tahunan BI Bengkulu 2018, Kamis (13/12) di Grage Horizon Hotel Bengkulu.

Rohidin menambahkan, pada tahun 2018 juga Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bengkulu meraih predikat Runner up terbaik se-Sumatera. Pembangunan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) dan Pengembangan Bandara Fatmawati Soekarno, serta ekspor beberapa produk unggulan menjadi tonggak kemajuan daerah ini. Dengan demikian Rohidin optimis dalam menyambut tahun 2019 yang akan datang dan dengan agenda BI maka Bengkulu akan berkemajuan kedepannya. 

"Potensi Bengkulu semakin dilirik para investor di beberapa bidang, seperti Kopi, CPO, Batubara, maupun Karet. Begitupun pembangunan KEK yang sebentar lagi akan terwujud dan Pengembangan Bandara Fatmawati Soekarno menjadi Bandara Internasional, kedepan Bengkulu akan semakin maju dan diperhitungkan," ucap Rohidin

Sementara Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu Endang Kurnia Saputra melaporkan Hingga November 2018 realisasi inflasi Bengkulu tercatat 1,55% atau nomor 3 terendah di Sumatera saat ini.

“Kinerja perekonomian Indonesia tahun 2018 cukuplah baik dengan stabilitas yang tetap terjaga dan momentum pertumbuhan yang terus berlanjut. Dengan perkembangan tersebut, kami perkiraan inflasi Bengkulu tahun 2018 berada pada kisaran 2,14 – 2,34% dan ini merupakan record baru,” terangnya.

Endang memprediksi pada 2019 perekonomian Bengkulu akan semakin meningkat. “Prediksi kami bahwa tahun 2019 perekonomian Bengkulu akan meningkat mencapai angka 5.00-5,20%, yang kemungkinan besar akan didorong terutama dari ekspor batubara, sedangkan dalam sektor pariwisata belum sepenuhnya akan dapat meningkatkan perekonomian Bengkulu di tahun 2019,” paparnya. (MC)

Related News

B

 

Caleg
Herliardo

 

Benny
Usin