Rp15,9 Miliar Anggaran Covid-19 SBB Terpakai 

Rabu, 01/07/2020 - 18:23
ilustrasi
ilustrasi

Klikwarta.com, Maluku - Realisasi anggaran penanggulangan dampak Covid-19 di kabupaten Seram Bagian Bagian Barat, belum sepenuhnya teralisasi bagi dampak ekonomi masyarakat, pengaman sosial serta perlindungan kesehatan masyarakat yang telah dianggarkan dan dikelola oleh masing-masing OPD.

Kepala bagian anggaran BPKAD kabupaten SBB Jemmy Musila mengatakan, anggaran penanggulangan Covid-19 kabupaten Seram Bagian Barat sebesar Rp 43,919,840,000, diperuntukan untuk penanganan dan perlindungan kesehatan masyarakat dengan anggaran sebesar Rp 28,149,522,349.

"Sedangkan untuk penyedian jaringan pengaman sosial sebesar Rp 11, 954,427,555 serta pengamanan dampak ekonomi masyarakat sebesar Rp 3.815,890,100", ungkap Musila kepada Klikwarta.com, Selasa (30/6/2020).

Dijelaskanya, dari total anggaran Covid-19 sebesar 43,9 miliar sudah realisasi sebesar Rp 15.969,301,970 dengan rincian realisasi tahap  I sebesar Rp. 3.522,198,095, tahap II Rp. 9,511,103,875, tahap III Rp, 2,936,000,00.

"Sampai dengan bulan Juni 2020, anggaran Covid-19 sudah realiasi sebesar Rp 15,969,301,970 dan belum terealisasi sebesar Rp 27,950,538,030", urainya.

Disampaikannya, dari anggaran yang sudah terealisasi, ada beberapa OPD belum gunakan anggaran untuk belanja sehingga tahap 1, 2 dan 3 belum teralisasi sampai saat ini, Dan setiap OPD punya anggaran masing-masing dan diperuntukan untuk penanggulangan Covid-19.

"Ada empat OPD yang anggaran Covid-19 belum terealisasi baik tahap 1, 2 dan 3, dan ada OPD yang sudah realisasi tahap 2 sedangkan tahap 3 belum realisasi", jelasnya.

Ditambahkannya, untuk OPD yang belum ada realisasi tahap I, II dan III, teknisnya dan kendala ada pada OPD terkait dan setiap OPD bertanggung jawab atas anggarannya masing-masing.

(Pewarta : Fitrah)

Related News

Loading...

pers

loading...