Saat Salat Magrib, Pengurus Masjid Dibacok Pakai Samurai

Sabtu, 12/09/2020 - 15:42
Korban saat mendapatkan pertolongan medis
Korban saat mendapatkan pertolongan medis

Klikwarta.com, Sumsel - Warga masyarakat Desa Tanjung Dancing, kecamatan Kayu Agung, kabupaten Ogan Kemering Ilir (OKI), mendadak heboh saat mendengar kejadian pengurus masjid Nurul Iman bersimbah darah dengan luka bacok dibagian tubuhnya, Jumat (11/09/2020).

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kapolsek Kayu Agung, AKP Tarmizi SH, membenarkan kejadian tersebut.

Kapolsek menerangkan, kejadian bermula ketika korban yang sedang melaksanakan Salat Magrib tiba-tiba dibacok oleh tersangka pelaku dengan senjata tajam (Sajam) jenis samurai (pedang) dengan dua luka dibagian bahu dan dadanya yang saat ini korban sedang dalam perawatan tim medis.

"Korban Muhamad Arif (59) dan pelaku Mahyudin (45), keduanya tinggal di kampung (Desa) setempat. Pada saat kejadian korban sedang melaksanakan Salat Magrib di Masjid Nurul Iman", terang Kapolsek saat dikonfirmasi Klikwarta.com Jum'at (11/09/2020) kemarin, via telvon.

Lanjutnya, tersangka Mahyudin (45) nekat melakukan perbuatan tersebut hanya karena tersinggung kepada korban yang tiba-tiba mengambil kunci kotak amal yang selama ini tersangka simpan.

"Keduanya sama-sama pengurus di masjid tersebut. Sebelum kejadian, korban tiba-tiba mengambil kunci kotak amal masjid yang selama ini tersangka simpan, sehingga membuat tersangka tersinggung dan nekad membacok korban sebanyak dua kali dengan samurai", jelas Kapolsek, sembari mengatakan tersangka pelaku sudah 4 tahun menjadi pengurus masjid.

"Akibat dari sabetan samurai itu, korban mengalami dua luka bacok dibagian bahu dan dadanya. Usai kejadian tersangka langsung kabur, namun tak lama berselang berhasil ditangkap dan saat ini diamankan di sel tahanan Mapolsek Kayu Agung guna penyelidikan lebih lanjut", ujarnya.

Sambungnya lagi, korban telah dibawa warga ke RSUD guna mendapatkan pertolongan tim medis.

s

(Tersangka saat diamankan)

Terpisah, menurut keterangan saksi saat berada di lokasi kejadian yang juga melaksanakan salat mengatakan, pada saat memasuki rekaat kedua tiba-tiba datang seorang pria menghunus senjata tajam jenis pedang atau samurai.

"Saya tidak melihat dengan jelas saat kejadian, korban yang bersimbah darah tergeletak di lantai masjid dengan dua luka bacok di bagian bahu dan dadanya yang juga melaksanakan salat Magrib di masjid", terang saksi singkat kepada petugas.

(Pewarta : Aliwardana)

Related News

Loading...
loading...