Setahun Tak Jalankan Tugas, Silawane Desak Dinas Dikbud SBB Copot Kepsek SD LKMD Kupele Jaya

Selasa, 11/02/2020 - 10:59
Ketua Komisi III DPRD SBB Maluku Abu Silawane
Ketua Komisi III DPRD SBB Maluku Abu Silawane

Waspada Corona

Klikwarta.com, SBB, Maluku - Kepala Sekolah SD LKMD Kupele Jaya, Desa Tuniwara, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat Maluku, Muhammad Tahir sudah setahun tak pernah masuk sekolah dan menjalankan tugas sebagai kepala sekolah yang sudah dipercayakan oleh dinas terkait. Apalagi tahun ini sudah memasuki ujian nasional, seharusnya Tahir hadir untuk menyiapkan persiapan untuk para siswa-siswi menghadapi ujian nasional.

Dengan tidak hadirnya Tahir selaku kepala sekolah bagaimana pendidikan bisa berkembang kalau setahun tidak hadir ditengah-tengah bersama para siswa-siswi dan para dewan guru. Tahir harus ada dan dia selaku pengambilan kebijakan dan bukan ditinggalkan sekolah begitu seenaknya saja, bagaimana nasib para pendidikan dan masa depan sekolah yang dipimpinnya itu.

Dengan demikian, para dewan guru meminta seharusnya sudah ada peralihan pimpinan sekolah saja untuk menggantikan tahir selaku kepala sekolah SD LKMD Kupele Jaya desa Tuniwara. Mereka sudah jenuh dengan ketidakhadiran Tahir selama setahun untuk jalankan aktivitas sebagai kepala sekolah. 

"Saya sudah terima laporan dari pihak dewan guru soal tidak hadirnya Tahir selama setahun untuk jalankan tugas sebagai kepala sekolah SD LKMD Kupele Jaya desa Tuniwara, dan bahkan sudah dilaporkan kepada kepala dinas pendidikan dan kebudayaan secara tertulis tapi tidak direspon sampai saat ini. Dan saya akan tindaklanjuti ke lapangan soal laporan para dewan guru terhadap Tahir", ujar Ketua Komisi III DPRD SBB Abu Silawane kepada Klikwarta.com, Selasa (11/2/2020).

"Dewan guru sudah laporkan Tahir secara tertulis, namun sampai saat ini tidak ada jawaban dari dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten SBB dibawah pimpinan Samsudin Sangaji, dan terkesan tutup mata dengan laporan para dewan guru", jelas Silawane.

Ditanyakan Silawane, ada apa sampai laporan dewan guru tidak ditindaklanjuti oleh kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat. "Seharusnya ada tindakan yang dilakukan oleh pihak dinas tersebut dengan laporan yang ada, apalagi ini soal pendidikan dan kemajuan sekolah, bagaimana jika kepala sekolahnya sudah malas tak masuk kantor selama setahun gimana nasib anak didik disekolah dipimpinnya", tanya Silawane.

Lanjutnya, Silawane selaku politisi Gerindra SBB meminta pula agar kadis pendidikan dan kebudayaan perintahkan tenaga pengawas lapangan untuk proaktif dalam melakukan pengawasan terhadap lembaga pendidikan, jika tugas dan fungsi tenaga lapangan dilaksanakan dengan baik tidak akan dijumpai seperti kasus demikian.

"Untuk itu saya mendesak dengan tegas agar kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten SBB untuk segerah mencopot tahir sebagai kepala sekolah SD LKMD Kupele Jaya, karena sudah tidak taat pada aturan ASN dengan setahun tidak jalankan tugas sebagai kepala sekolah", tegas Silawane.

(Pewarta : Fitrah)

Related News

Loading...
loading...