Tambang Minyak Ilegal di Muratara Meledak, Ini Penyebabnya

Minggu, 30/08/2020 - 21:45
Pasca terjadi ledakan
Pasca terjadi ledakan

Klikwarta.com, Muratara - Tambang minyak ilegal yang telah beroperasi lebih kurang satu bulan di Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Minggu (30/8/2020) sekitar pukul 07.00 WIB meledak.

Ledakan tambang minyak ilegal yang berada di dekat kantor camat ini menyebabkan asap pekat membumbung tinggi, bahkan terlihat dari radius 1 KM.

Informasi diterima, sumur minyak tersebut berada di lahan H Din yang dikelola oleh Nur. Adapun yang meledak adalah bak penampungan minyak.

Ledakan terjadi karena adanya korsleting dari mesin pompa, saat megalirkan minyak dari bak penampungan ke dalam mobil tangki.

“Apinya tinggi sampai beberapa meter, cuma bunyi sekali dum, langsung nyambar bak penampungan,” kata Taupik, warga setempat.

Sontak kejadian itu membuat warga yang mengepul minyak lari berhamburan. Dalam kejadian, tidak di dapati korban luka maupun lainnya.

Sebelum insiden bak penampungan minyak terbakar. Warga yang mengepul minyak, sempat memutus selang mesin dari ke mobil tangki.

“Kalu tidak di putus mobil bisa meledak juga. Tapi apinya itu lambat menyambar mungkin minyak masih mentah,” jelasnya.

Kapolres Muratara AKBP Adi Witanto melalui Kapolsek Rawas Ilir, Iptu Afrinaldi menjelaskan yang terbakar adalah bak penampungan minyak olahan dari sumur bor warga.

“Kejadian kebakaran terjadi dikarenakan adanya korsleting dari mesin pompa pada saat akan dialirkan/pindahkan dari bak penampungan ke dalam mobil tangki. Jumlah bak penampungan minyak olahan yang terbakar sebanyak satu dengan kapasitas 3000 liter,” jelasnya.

Ditambahkan Kapolsek, sekitar pukul 09.00 wib api dan asap yang membakar bak penampungan minyak dapat dipadamkan secara keseluruhan.

“Banyaknya lahan sumur bor warga disekitar lokasi kebakaran, tidak menutup kemungkinan  peristiwa serupa akan sering terjadi apabila tidak dilakukan penertiban secara tegas,” tambahnya.

Apalagi, akibat terjadinya kebakaran di area lokasi pengeboran sumur minyak, warga mengeluhkan adanya lokasi pengeboran tersebut.

“Kejadian kebakaran tersebut dikarenakan kecerobohan warga yang melakukan pengeboran sumur minyak. Perlunya pendataan secara menyeluruh aktifitas pengeboran, agar dapat diberikan peringatan dan penertiban,” ia mengatakan.

(Pewarta : Apri)

Related News

Loading...
loading...