Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak (kiri)
Klikwarta.com, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengapresiasi inisiatif Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksda TNI Heru Kusmanto yang didukung penuh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan paket bantuan di atas Kapal Republik Indonesia (KRI) Makassar-590 di tengah perairan Selat Madura kepada nelayan, Jum'at (12/6/2020).
Politisi asal Golkar menilai nelayan yang terdampak akibat covid-19 sebenarnya tanggung jawab Pemkot Surabaya dan Pemkab Bangkalan. Namun Pangkoarmada II bersama Gubernur memberi bantuan kepada petani dan nelayan untuk mengurangi beban masyarakat.
"Saya mengapresiasi Pak Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto yang jeli melihat masyarakat tani dan nelayan di Selat Madura yang perlu dibantu di masa Pandemi ini," kata Sahat.
Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim ini, kegiatan tersebut adalah bentuk sinergitas yang patut ditiru dengan karena bertujuan membantu masyarakat agar yang terdampak oleh Covid 19 yang belum tersentuh.
"Kalau sinergitasnya berjalan dalam satu irama yang senang kan masyarakat. Karena semua saling melengkapi, yang terdampak pandemi ini tetap tersenyum karena diperhatikan," ungkap Sahat.
Sebagai wakil rakyat, Sahat mengapresiasi kinerja Gubernur Jatim yang terus berupaya membuat berbagai kebijakan dan kegiatan agar Covid di Jatim ini bisa segera terputus penyebarannya. Gubernur sudah berupaya maksimal untuk memutus mata rantai penyebaran.
"Hari ini adalah bukti bahwa Pemprov Jatim ini juga memantau wilayah mana yang perlu di bantu. Terkait anggaran saya kira kita tidak perlu khawatir soal penggunaannnya. Saya yakin Gubernur juga gak mau melakukan hal yang berlawanan dengan hukum," tambahnya.
Sahat berharap bantuan ini akan bisa mengurangi beban hidup masyarakat, sembari mengingatkan agar para nelayan dan tani diwilayah Selat Madura ini bisa mematuhi protokol kesehatan, "Jangan lupa pake masker, cuci tangan dan jaga jarak agar Covid ini tidak terus menular ke mana-mana," kata Sahat.
Senada, Gubernur Khofifah berharap, pemberian bantuan yang merupakan salah satu bentuk bantalan sosial ini bisa meringankan beban para nelayan yang ikut terdampak adanya pandemi Covid-19.
“Mudah-mudahan bentuk sapaan pak Pangkoarmada II bersama kami pada hari ini, akan dapat membantu meringankan beban para nelayan agar bisa terus optimis di tengah pandemi Covid-19,” tutur Gubernur Khofifah.
Sedang Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto menjelaskan, bantuan tersebut sengaja dikhususkan bagi para nelayan karena mereka merupakan salah satu penyumbang dinamika perekonomian sektor perikanan Jatim. Disamping itu, para nelayan pulalah yang ikut berperan dalam menjaga laut agar tidak dimanfaatkan secara ilegal oleh orang-orang luar.
“Terimakasih ibu Gubernur karena kami terus mendapat dukungan dan kepercayaan untuk turut serta menangani wabah Covid-19 di Jatim, beserta dampaknya bagi masyarakat,” ungkap Laskda Heru.
kegiatan yang bertajuk Peduli Kasih Dampak Covid-19 TNI AL tersebut menggelontorkan total paket bantuan yang disiapkan yaitu sebanyak 3000 paket sembako. Dimana, 750 paket telah diserahkan langsung pada nelayan yang sedang melaut dan sebagian besar adalah nelayan dari Kenjeran Surabaya, dan Batu Poron Bangkalan. Sedangkan, sisa bantuan akan diserahkan pada masyarakat nelayan yang berada di pesisir.
Turut hadir Dalam acara tersebut antara lain Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah, Kepala Kejaksaan Tinggi, Wakil Kepala Pengadilan Tinggi Jatim, Gubernur AAL, Pangdiv 2 Kostrad, Komandan Lantamal V, jajaran TNI AL Koarmada II, serta beberapa pejabat OPD di lingkup Pemprov Jatim.
(Pewarta : Supra)








