Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi
*Halalbihalal KAHMI, FORHATI, HMI dan KOHATI
Klikwarta.com, Kota Bengkulu - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara halalbihalal yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Forum Alumni HMI-Wati (Forhati), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Korps HMI-Wati (Kohati) pada Kamis 17 April 2025 malam di Gedung Merah Putih, Kota Bengkulu.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi alumni dan Kader HMI, serta memperkuat komitmen dalam membangun daerah melalui semangat keislaman dan keindonesiaan.

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang juga merupakan alumni HMI, hadir dan memberikan sambutan yang menggugah semangat para kader. Dedy Wahyudi menekankan pentingnya nilai-nilai yang ditanamkan selama proses kaderisasi di HMI.
"Di HMI, kita belajar berjuang bersama, menegakkan keadilan, mengasah idealisme, dan diajarkan bagaimana berorganisasi. Saya merasakan betul manfaat ber-HMI, di mana membentuk karakter kita, mengajarkan kita menyelesaikan suatu masalah, dan menempa jiwa kepemimpinan," ujar Dedy Wahyudi yang merupakan Alumni HMI Komisariat Ekomoni UNIB ini.
Dedy Wahyudi juga mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya hingga menjadi Walikota Bengkulu tidak terlepas dari proses kaderisasi di HMI semasa kuliah. Ia menambahkan bahwa banyak alumni HMI yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan, seperti Gubernur Bengkulu, Ketua KPU baik provinsi maupun kota, Ketua Bawaslu, hingga Direktur Bank Bengkulu.
"Ini potensi besar. Tidak bisa kita pungkiri, di semua lini ada kader HMI. Ini potensi kita semua bagian membesarkan HMI, dan semua alumni kita dipersatukan dengan tujuan yang sama, meskipun terkadang pemikiran kita berbeda. Tapi kader HMI itu tujuannya bagaimana mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta diridhoi Allah SWT," tambahnya.

Ia juga menyebut sejumlah nama kader HMI yang memegang posisi strategis di Bengkulu, seperti Gubernur Helmi Hasan, Ketua KPU Provinsi dan Kota, serta Direktur Bank Bengkulu dan masih banyak kader HMI baik di Daerah Maun di nasional yang menduduki jabatan strategis. Menurutnya ini merupakan potensi untuk membesarkan HMI
"Saat ini Gubernur Bengkulu HMI, walikota HMI dan masih banyak kader HMI menduki Jabatan strategis, ini adalah potensi kita untuk membesarkan HMI di Bengkulu ini ," kata
Kepada para mahasiswa yang masih aktif di HMI, Dedy berpesan untuk terus mengasah diri dan meningkatkan kemampuan. Ia menekankan bahwa tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras.
"Untuk adik-adik mahasiswa yang saat ini, teruslah untuk mengasah diri, upgrade kemampuan. Harus diingatkan, tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras," pesan Walikota Bengkulu.
Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Bengkulu, Zacky Antony, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara halalbihalal ini. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena banyak kader HMI yang kini menempati posisi strategis di pemerintahan, baik di pusat maupun daerah.
"Alhamdulillah, hari ini keluarga besar KAHMI dan HMI, kita halalbihalal bersama Walikota Bengkulu. Kebetulan beliau alumni HMI juga. Kita bersyukur dan ikut bangga, kader HMI banyak menempati posisi-posisi strategis di dalam pemerintahan, baik di pusat ataupun di daerah. Hasil pilkada kemarin juga banyak menempatkan kader HMI terpilih menjadi kepala daerah. Ini suatu kebanggaan dan bisa memberikan inspirasi bagi kader HMI yang lainnya," ujar Zacky.
Zacky juga menekankan bahwa pembentukan kepemimpinan dalam diri para kader HMI terbukti berhasil. Ia berharap para pemimpin dari kader HMI dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas, sesuai dengan lirik himne HMI yang mengajak untuk membawa kebahagiaan bagi masyarakat dan kemajuan bagi daerah.
"Sebagai Koordinator Presidium Majelis Wilayah MW KAHMI Bengkulu, saya mengajarkan kepada kader HMI yang diamanatkan oleh masyarakat sebagai kepala daerah agar bisa memberikan manfaat kepada masyarakat banyak, sebagaimana dalam lirik himne HMI bahwa bahagia. Jadi, pemimpin-pemimpin dari kader HMI kita harapkan bisa memberikan kebahagiaan bagi masyarakat dan kemajuan bagi daerah. Itu paling penting," tutup Zacky. (Wi/radarbengkulu)







