PSJN dan API Kediri Gelar Kampanye Tidak Mudik
Klikwarta.com, Kediri - Guna mendukung Pemerintah dalam menghimbau warga agar tidak mudik atau pulang kampung, puluhan sopir yang tergabung dalam Persatuan Sopir Joyoboyo Nusantara (PSJN) dan Aliansi Pengemudi Indonesia (API) Kediri Raya menggelar kampanye tidak mudik. Kampanye jangan mudik ini sengaja dilakukan di depan terminal barang, yang merupakan tempat bongkar muat barang dari luar kota.
Para sopir membawa dan membentangkan spanduk berukuran besar,yang berisi himbauan jangan mudik dan selalu jaga kesehatan,untuk menekan penyebaran virus corona.
"Jadi kami menghimbau kepada para driver dan juga pengendara yang lewat,agar jangan mudik dan selalu menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid 19", ujar Andi Baharudin,koordinator aksi.
Usai mengkampanyekan jangan mudik, para sopir juga membagi-bagikan takjil dan masker gratis kepada para pengendara yang melintas. Pengendara yang tidak memakai masker juga langsung diberi masker.
"Dalam pembagian takjil ini,hampir 2000 paket takjil yang berisi makanan kecil dan minuman, kami bagikan kepada para pengendara yang melintas. Ini merupakan iuran kami para sopir untuk saling berbagi sekaligus mengkampanyekan jangan mudik."terang Suyono ketua Paguyuban Sopir Joyoboyo Nusantara (PSJN) Kediri.
Salah-satu pengendara yang menerima paket takjil mengaku senang, dengan aksi para sopir yang membagi-bagikan takjil sekaligus memberikan himbauan jangan mudik.
"Kami juga setuju dengan aksi para sopir yang menghimbau warga agar tidak mudik. Karena langkah tersebut diambil Pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona."kata Wahyudi,salah-satu sopir antar kota.
Seperti diketahui, tradisi mudik selalu dinanti oleh semua orang menjelang lebaran seperti saat ini. Namun karena untuk menekan penyebaran Covid 19, Pemerintah terpaksa mengeluarkan himbauan tidak mudik.
(Pewarta : Aji)








