Aliansi BEM Nusantara Ajukan Kegiatan Debat Calon Anggota DPD RI

Audiensi Aliansi BEM Nusantara bersama Ketua KPU Provinsi Bengkulu
Audiensi Aliansi BEM Nusantara bersama Ketua KPU Provinsi Bengkulu

Klikwarta.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara lakukan audiensi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu Selasa (8/1/2019) di ruang Ketua KPU Provinsi Bengkulu. Aliansi BEM Nusantara menginginkan agar Calon Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dapat dilakukan debat publik seperti yang terjadi pada debat pemilihan kepala daerah. 

Andi Saputra Sekretaris Jendral Koordinator Aliansi BEM Nusantara mengatakan terkait pelaksananan debat yang dilakuan baik dilakuan oleh mahasiswa ataupun masyarakat tentu tidak menjadi persoalan. Dengan dilaksanakan debat diharapkan masyarakat dan teman-teman mahasiswa bisa mengetahui apa itu DPD RI, peran dan fungsinya. 

"Dengan adanya debat, tentu diharapkan masyarakat luas dapat mengetahui apa sebenarnya DPD RI berdasarkan peran dan fungsinya. Tetapi belum adanya regulasi yang mengatur mengenai depat calon anggota DPD RI, mungkin kami akan membuat konsep yang berbeda dengan mengundang deklarasi atau pun memaparkan visi misi secara terbuka", kata Andi.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan saputra memberikan apresiasi setiap kegiatan atau ide dari masyarakat yang merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam penyelangaraan Pemilihan Umum (Pemilu). Karena, dalam penyelenggaraan Pemilu baik Pemilihan Legislatif (Pileg) ataupun Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019, partisipasi masyarakat yang tinggi merupakan bagian dari indikator kualitas penyelenggaraan suatu Pemilu. 

"Pada dasarnya kami memberikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam pemilu yang akan datang. Indikator kesuksesan pemilu dapat dilihat dari partisipasi masyarakat itu sendiri", ujar Irwan Saputra.

Irwan menembahkan mengenai teknis kegiatan yang akan di laksanakan, bila kegiatan itu melibatkan penyelenggara pemilu maka harus disesuaikan dengan regulasi yang ada. Terkait dengan pelaksanaan debat calon DPD RI, hingga saat ini belum adanya regulasi yang mengatur tentang debat tersebut maka kita belum bisa memfasilitasi kegiatan tersebut. 

"Namum tadi, mereka juga sudah melakukan diskusi diinternal mereka bisa memahami kesulitan KPU dan Bawaslu ketika ide tersebut mereka lakukan. Maka dari itu mereka akan melakukan pembahasan internal seperti apa format untuk melakukan pendidikan politik di masyarakat namun tetap sesuai dengan regulasi yang ada", ungkap Irwan. (Ferdi)

Dibaca: 105 kali
Visit Bengkulu 2020

 

Destinasi Wisata Kepahiang

Related News