Kondisi Jalan Desa Kuala Langi, Bengkulu Utara. Foto (FB: Eprilya Purnama)
Akses jalan yang menghubungkan beberapa desa, tepatnya di Desa Kuala Langi, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara butuh perhatian pemerintah. Pasalnya, jalan yang menghubungkan beberapa desa yakni Desa Kualalangi, Desa Fajar Baru dan Desa Melati Harjo ini rusak parah.
Diketahui, jalan ini juga merupakan salah satu akses jalan vital bagi beberapa desa tersebut, karena merupakan jalan pintas jika menuju ke pusat perdagangan didaerah setempat maupun menuju ke jalan lintas Provinsi Bengkulu. Terlebih, jalan ini juga merupakan salah satu jalan penghubung ke Kecamatan Napal Putih.
Keluhan warga tidak terelakan terkait kian parahnya kondisi jalan ini. Kerusakan mulai jalan berlobang, jembatan ekstrem juga sempitnya kondisi jalan. Bahkan, ada beberapa titik badan jalan runtuh.
Dikutip dari postingan akun Facebook, Eprilya Purnama, salah seorang warga Melati Harjo, bahwa dirinya sangat mengeluhkan kondisi jalan tersebut, yang tak kunjung disentuh pembangunan sejak lama.
Dalam cuitan postingannya 15 Januari 2022 "Kami butuh perhatian pemerintah...jalan lintas kecamatan ketahun yg merupakan jalan propinsi..kualalangi.k2.k1.ke napal putih....sangat memprihatinkan...."
Cuitannya di akun facebook dibarengi potret-potret kondisi jalan tersebut mendadak viral dan menarik puluhan warga lainnya berkomentar. Perdebatan terkait status kewenangan pembangunan jalan tersebut juga menjadi senter komentar. Komentar lainnya, juga mendoakan segera ada sentuhan pembangunan terkait jalan tersebut.

Jalan Vital Beberapa Desa
Informasi terhimpun, jalan ini merupakan salah satu jalan vital beberapa desa. Terutama Desa Kuala Langi, Desa Fajar Baru dan Desa Melati Harjo. Tak sedikit warga didesa tersebut, menggunakan akses jalan itu untuk menuju ke pusat perdagangan yakni di D1 (Giri Kencana), baik untuk kepentingan berdagang maupun untuk mengurus surat-menyurat di Kantor Kecamatan Ketahun.
Disamping itu, jalan tersebut juga merupakan jalan vital bagi pelajar yang bersekolah di jenjang pendidikan SMA/SMK sederajat yang keberadaan sekolahnya berada di Kecamatan Ketahun. Bahkan para mahasiswa yang meniti pendidikannya di PTN/PTS di Kota Bengkulu juga memilih jalan tersebut ketika pergi mapun pulang ke kampung halamannya di beberapa desa tersebut, karena aksesnya lebih cepat ketimbang lewat jalan lainnya di Desa Karang Pulau, Kecamatan Putri Hijau.
Jalan tersebut, juga sering mengakibatkan kecelakaan, baik warga yang melintas, pelajar maupun mobil-mobil dagangan. Sebab kondisi jalan sangat ekstrem, selain banyaknya tikungan tajam, jalan berlobang, tanjakan yang curam, juga sempitnya badan jalan. Terlebih, di pinggir ruas jalan juga tidak terdapat siring yang memadahi dan ditumbuhi rerumputan dan semak belukar. Hal ini memicu genangan air menutupi badan jalan ketika datang musim penghujan.

Aspirasi Warga
Warga setempat menginginkan jalan tersebut segera dibangun. Menurut keterangan warga Desa Melati Harjo yang tak ingin disebut namanya menyampaikan bahwa jalan ini sudah dijanjikan segera dibangun oleh pejabat pemerintahan terkait. Namun, hingga saat ini, jalan itu belum tersentuh pembangunan, bahkan kian rusak parah.
Harapan warga, jalan ini segera diperbaiki total, sehingga mampu membangkitkan ekonomi warga, khususnya di Desa Kuala Langi, Desa Fajar Baru dan Desa Melati Harjo, umumnya juga membangkitkan ekonomi warga-warga di desa lainnya yang juga menggunakan akses jalan tersebut.
Ditengah pandemi Covid-19, warga cukup sulit dengan tekanan di bidang ekonomi. Untuk itu, akses jalan vital ini diharapkan segera dibangun, sehingga mampu memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam sektor perdagangan maupun sektor-sektor lainnya. Para pelajar juga bersemangat bersekolah serta masyarakat menikmati akses jalan yang mudah dalam segala urusan.
Doa Masyarakat "Semoga Jalan Kuala Langi Segera Dibangun" Aamiin. (***)








