Karanganyar Siapkan Langkah Taktis Pelaksanaan Program MBG

Kamis, 02/10/2025 - 16:13
Rapat koordinasi (rakor) MBG yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan, di Aula Dinas Kesehatan Karanganyar, Kamis (2/10/2025)

Rapat koordinasi (rakor) MBG yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan, di Aula Dinas Kesehatan Karanganyar, Kamis (2/10/2025)

Klikwarta.com, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memantapkan langkah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tersebut diwujudkan dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) MBG yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Karanganyar pada Kamis (2/10/2025).

Rapat tersebut menjadi forum penting yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, menunjukkan keseriusan Pemkab Karanganyar dalam menyukseskan program ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan, seluruh Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Kepala Kantor Kementerian Agama, hingga para pejabat di tingkat kecamatan (Forkopimcam). Sektor kesehatan diwakili oleh Kepala Puskesmas, koordinator Sistem Pelaporan dan Pencatatan Gizi (SPPG), dan tenaga gizi.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah. Menurutnya, pemenuhan gizi seimbang merupakan fondasi vital yang menentukan pertumbuhan fisik, kesehatan mental, dan tingkat kecerdasan generasi muda.

“Keberhasilan program MBG adalah cerminan dari kolaborasi lintas sektor yang kuat, mulai dari pusat hingga daerah. Kunci sukses kita ada pada koordinasi yang solid, sinergi, dan komitmen bersama untuk memastikan setiap anak di Karanganyar mendapatkan hak gizi terbaik,” tegas Wakil Bupati Adhe Eliana.

Adhe turut menyoroti beberapa aspek krusial yang harus menjadi fokus bersama, di antaranya adalah penjagaan kualitas makanan, efisiensi dan kelancaran distribusi, pelaksanaan edukasi gizi yang efektif di lingkungan sekolah, serta pemantauan kesehatan anak secara terpadu.

Rakor ini diharapkan menjadi titik tolak perumusan langkah-langkah operasional yang terintegrasi dan aplikatif.

"Melalui sinergi yang terjalin, Program Makan Bergizi Gratis di Karanganyar diharapkan mampu berjalan optimal, dengan tujuan akhir melahirkan generasi Karanganyar yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global," ujar Adhe.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait