BPS Provinsi Bengkulu
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, mencatat pada bulan April 2017 Kota Bengkulu mengalami deflasi sebesar -0,30 persen. Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukan oleh indeks dari beberapa kelompok.
Berdasarkan data BPS Provinsi Bengkulu, deflasi Kota Bengkulu bulan April 2017 terjadi pada 3 kelompok pengeluaran, di mana kelompok bahan makanan mengalami deflasi tertinggi sebesar -2,18 persen, selanjutnya diikuti kelompok Kesehatan sebesar -0,15 persen, dan makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar -0,05 persen.
Sedangkan 4 kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi, dimana inflasi tertinggi terjadi pada kelompok Perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,81 persen, kemudian diikuti kelompok Transportasi, komunikasi dan jasa sebesar 0,35 persen, kelompok sandang sebesar 0,26 persen dan terakhir kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,01 persen.
Berdasarkan perubahan harga yang terjadi pada setiap kelompok komoditi tersebut, masing-masing kelompok pengeluaran memberikan andil deflasi sebagai berikut, kelompok bahan makanan memberikan deflasi tertinggi sebesar -0,5385 persen, kelompok Kesehatan sebesar -0,0063 persen, dan makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar -0,0079 persen. Sedangkan 4 kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi, dimana andil inflasi tertinggi diperoleh dari kelompok Perumahan, air, listrik,gas dan bahan bakar sebesar 0,1681 persen, kemudian diikuti kelompok Transportasi, komunikasi dan jasa sebesar 0,0682 persen, kelompok sandang sebesar 0,0141 persen dan terakhir kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,0011 persen.
Dengan deflasi sebesar -0,30 persen pada bulan April 2017 ini, maka besarnya inflasi tahun kalender (laju
inflasi) sebesar 1,13 persen, dan juga inflasi tahunan (year on year) tercatat sebesar 6,60 persen. Tanpa perhitungan angkutan Udara, besaran deflasi untuk kota Bengkulu sebesar -0,32 persen. (BPS Provinsi Bengkulu)








