Kementerian Transmigrasi resmi melakukan pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026 dalam yang berlangsung di Green Forest, Bogor, Jawa Barat
Klikwarta.com, Bogor - Kementerian Transmigrasi resmi melakukan pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026 dalam yang berlangsung di Green Forest, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam merespons tantangan pembangunan di kawasan transmigrasi melalui pendekatan riset, kajian, dan pendampingan yang berpusat pada masyarakat.
Di hari pertama sesi pembekalan Tim Ekspedisi Patriot (25/7), para akademisi menegaskan program transmigrasi tidak lagi dipandang sebagai sekadar aktivitas perpindahan fisi penduduk. Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember Prof. Ir. R. Sjarief Widjaja, Ph.D. menegaskan pentingnya arah baru pembangunan kawasan ini.
"Kita semua ini berada dalam satu perahu untuk membangun peradaban. Kata kuncinya adalah kita membangun kegiatan ekonomi, mengubah kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi," ujar Prof. Sjarief.
Senada dengan hal tersebut, Guru Besar IPB University, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr menjelaskan esensi utama dari transmigrasi adalah keberlanjutan hidup manusianya.
"Memindahkan orang itu tidak sama dengan memindahkan barang. Kalau memindahkan barang itu fisiknya saja selesai. Kalau orang yang pindah berarti kehidupannya akan pindah. Akalnya, budayanya, pola pikirnya akan pindah," tutur Prof. Faiz.
Ia menegaskan jiwa seorang patriot menjadi motor penggerak perubahan tersebut.
"Patriot itu adalah pelopor, pahlawan. Jadi kalau patriot itu berpikirnya memberi, bukan mencari, bukan mengambil. Dia melakukan sesuatu untuk orang lain," lanjutnya.
Sementara itu, Guru Besar Universitas Gadjah Mada Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D. mengingatkan para peserta Tim Ekspedis Patriot agar tidak berjuang sendirian di lapangan, melainkan harus merangkul potensi lokal.
"Saya tidak berharap kita semua ke sana nanti sebagai Superman, karena Superman is dead. Marilah dibangun SDM dari sumber daya yang ada, local champion. Orang lokal diajak untuk kita bangun supaya menjadi champion," ujar Prof. Irfan.
Melalui sinergi erat antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat lokal, Tim Ekspedisi Patriot 2026 ini diharapkan mampu meletakkan fondasi yang kokoh bagi pemerataan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di daerah transmigrasi. (**)








