Media Awards UNICEF-AJI Kampanyekan Hak Anak soal Imunisasi

Kamis, 30/04/2020 - 00:18
ilustrasi.

ilustrasi.

Klikwarta.com, Jakarta, 29 April 2020 - Aliansi Jurnalis Independen dengan dukungan UNICEF kembali menyelenggarakan Penghargaan Liputan Terbaik Isu Anak 2020 untuk kategori cetak/ online, televisi, radio dan foto. Selain memberikan penghargaan pada satu jurnalis sebagai pemenang utama untuk setiap kategori, juga ada penghargaan special mention dengan isu khusus imunisasi.

Penghargaan ini diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Pekan Imunisasi Dunia yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan. Awalnya AJI-UNICEF dengan dukungan Kementerian Kesehatan merencanakan penghargaan dalam situasi yang hangat. Karena dalam situasi pandemi COVID-19, pengumuman ini kemudian disampaikan secara daring setelah Webinar bertema “Strategi Pemberian Imunisasi Tambahan pada Daerah Cakupan Imunsasi Rendah”, yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, Rabu, 29 April 2020.

AJI dan UNICEF bekerjasama cukup lama untuk mendorong peningkatan perhatian media tentang isu anak serta meningkatkan kapasitas jurnalis di Indonesia mengenai topik-topik penting ini. Kolaborasi tahun ini juga melahirkan buku saku pedoman pemberitaan tentang anak yang diharapan dapat menjadi panduan pekerja media saat melakukan peliputan mengenai anak. Panduan bisa diakses di https://aji.or.id/read/buku/65/pedoman-peliputan-dan-pemberitaan-anak.html. Serta buku kumpulan karya jurnalistik terbaik tentang anak 2020.

Perwakilan UNICEF Indonesia, Debora Comini, mengatakan media adalah partner yang penting karena memiliki kekuatan untuk mengangkat berbagai topik ke ruang publik, memicu percakapan penting dan memengaruhi perubahan positif, termasuk dalam isu imunisasi sebagai intervensi kesehatan yang terbukti efektif untuk mencegah penyakit menular. “Imunisasi adalah hak anak dan media punya peran penting untuk memberikan informasi pada publik tentang manfaat imunisasi,” kata Debora dalam sambutannya.

Saat pandemik Covid-19 ini, layanan imunisasi juga tertunda. Akibatnya banyak anak yang tidak mendapatkan vaksinasi. Debora menambahkan, jurnalis mempunyai peran penting untuk terus mengkampanyekan agar layananan imunisasi tetap terus berjalan terutama bagi keluarga rentan. “Dukungan media dan jurnalis ini penting untuk  menyelamatkan nyawa anak-anak,” ujarnya.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan (Kementerian Kesehatan), drg. R. Vensya Sitohang. M.Epid dalam sambutan penghargaan ini mengatakan, media memiliki peran besar melalui pemberitaannya, selain partisipasi aktif publik, dalam soal imunisasi. Untuk media, kampanye terpentingnya adalah dengan mengedukasi publik agar membawa anak-anak ke puskesmas, posyandu atau rumah sakit untuk imunisasi. “Karena imunisasi adalah hak anak dan menjadi kewajiban orang tua,” ujarnya.

Sebelum menyelenggarakan penghargaan ini, AJI-UNICEF dan Kementerian Kesehatan menyelenggarakan workshop meliput isu anak, khususnya soal imunisasi.Workshop diikuti oleh 40 jurnalis, yang terdiri 16 perempuan(40 persen) dan 24 laki-laki (60 persen). Para peserta berasal dari 23 provinsi, termasuk yang wilayahnya memiliki cakupan imunisasi rendah, yaitu  Aceh, Nusa Tenggara Barat, Riau dan Jawa Barat.

Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan mengatakan, kerja sama ini adalah bentuk komitmen AJI untuk terus meningkatkan pengetahuan jurnalis pada isu-isu spesifik, termasuk isu anak. Ia mengatakan, situasi yang terus berubah dan menyebabkan tantangan yang dihadapi juga tak sama, sehingga perlu pembelajaran terus menerus bagi jurnalis agar bisa memahami kompleksitas isu anak, khususnya soal imunisasi.

Manan menambahkan, AJI menyadari bahwa tema soal anak dan kesehatan bukan topik yang cukup popular. Padahal isu ini penting dan mempengaruhi hajat hidup orang banyak. “Karena itu tantangan bagi kami membuat hal penting ini menjadi menarik, dan penghargaan ini adalah salah satu upaya untuk mendorong jurnalis dan media peduli terhadap isu anak, khususnya soal imunisasi,” ujarnya.

Untuk acara Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik tentang Anak 2020 ini, panitia di AJI menerima total 413 karya untuk empat kategori lomba yaitu online/cetak, radio, televisi dan foto.  Para dewan juri yang terdiri atas professional praktisi, pemerhati isu anak dan UNICEF memutuskan pemenang penghargaan ini adalah:

Pemenang Kategori Cetak/ Online

Erik Tanjung (Suara.com), judul karya “Terancam Hukuman Mati, Kejanggalan Peradilan Bagi Mispo Si Anak Papua)

Pemenang Spesial Mention kategori Cetak/ Online

Alexander (Rakyat Merdeka Online Bengkulu/ RMOLbengkulu.com) dengan judul karya “Bidan Penakluk Kerinci Seblat”

Pemenang Kategori Radio

Tim KBR, judul karya “Hidup Usai Teror Episode 1-8”

Pemenang Spesial Mention Kategori Radio

Eko Susanto (I Radio FM), judul karya “Imunisasi Measles Rubelle, Upaya Melindungi Generasi Bangsa”

Pemenang Kategori Televisi

Miftah Faridl dan Priyuda Anangga D (CNN Indonesia TV), judul karya “Anakku Tidak akan Jadi Teroris”

Pemenang Spesial Mention Kategori Televisi

Muhammad Sridipo, Defry Novaldy dan Wahyu Santiko (Jawapos TV), judul karya “Ironi Kontroversi Imunisasi”

Pemenang Kategori Foto

Ignas Kunda (Media Indonesia), judul karya “Perjuangan Warga Kampung Wololuba Demi Air Keruh”

Pemenang Special Mention Kategori Foto

Chaideer Mahyuddin (Agence France-Presse/AFP), judul karya “Vaksin Sehat”

Narahubung:

Endah Lismatini, Ketua Bidang Gender, Anak, Kelompok Marjinal AJI Indonesia) (+62 811-147-991)

Kinanti Pinta Karana, Communications Specialist for Media Communications and Public Advocacy | UNICEF Indonesia (+62-815-880-5842)

Nominasi Kategori Cetak/Online

Nomor

Nama

Media

Judul

1

Adi Renaldi

VICE Indonesia

Menyambangi Sunatan Massal Perempuan Terbesar di Indonesia

2

Aditya Widya Putri

Tirto.id

1. Perawatan Paliatif: 'Menyambut' Kematian Anak Pejuang Kanker

2. Pembebas Nyeri Kanker Itu Bernama Morfin

3

Fabio Maria Lopez Costa

Harian Kompas

1. Bencana Kesehatan di Asmat

2. Bencana Kesehatan di Asmat: Tangisan Terakhir untuk Theresia Bewer

4

Ayu Prawitasari

Harian Umum Solopos

  1. Cerita tentang Toilet di Sekolah: Siswa Ngompol hingga Tak Ganti Pembalut
  2. 2. Fasilitas Terpenuhi, Kenapa Masih Kotor?

5

Fadiyah

Tirto.id

1. Imunisasi MR yang Gagal Capai Target Berdampak ke Anak dengan HIV

2. Kisah Ibu & Anak dengan HIV: Dijauhi Keluarga, Dirundung di Sekolah

3. Menyibak Sebab Tingginya Penularan HIV pada Ibu Rumah Tangga

4. Jalan Panjang & Dilematis Ungkap Status HIV Positif kepada Anak

6

Frans L. Kobun

Koran Jubi

1. Merehabilitasi Anak-Anak Aibon Di Merauke (1)

2. Merehabilitasi Anak-Anak Aibon Di Merauke (2)

7

Erick Tanjung

Suara.com

Terancam Hukuman Mati, Kejanggalan Peradilan Bagi Mispo Si Anak Papua

8

Madina Nusrat, Ryan Rinaldy dan Satrio Wisanggeni

Harian Kompas

1. Anak-Anak Indonesia Diperdagangkan

2. Kalau Begini Terus Pasti Mati

9

Elviza Diana

Mongabay Indonesia

Kala Anak-anak Orang Rimba Rentan Terserang Penyakit

10

Risna Halidi

Suara.com

Anak Berhadapan Hukum, Potret Buram Perlindungan Anak Indonesia

Nominasi Kategori Radio

Nomor

Nama

Media

Judul

1

Tim KBR

KBR

Hidup Usai Teror Episode 1-8:
1. Racun Radikalisme
2. Sebatang Kara
3. Dari Medan Perang
4. Pulang
5. Luka
6. Penantian
7. Yang Menimang Rindu
8. Para Pendamping

2

Elvidayanty / Khairil Anwar

KBR

Posyandu Untuk Masa Depan Anak Rimba

3

Eko Susanto

I Radio FM

Imunisasi Measles Rubella, Upaya Melindungi Generasi Bangsa

4

Imam Komarudin

RRI Boven Digoel

Jangan Biarkan Aku Stunting

5

Petrus Riski

VOA Indonesia Radio

Mengubah Tradisi Kawin Anak di Lombok

6

Nurul Mahfud

RRI Batam

Penyangga Gizi Anak Pulau

7

Anik Hasanah

RRI Surabaya

Derita Meilani Lawan Gizi Buruk

8

Achmad Aulia

Smart FM Palembang

Hak Pelayanan Kesehatan Bagi Anak Dengan HIV Aids

9

Ustad Mukorobin

RRI Purwokerto

Jaga Posyandu, Tekan Stunting

10

Ardi

RRI Merauke

Rayuan Maut Lem Aibon

Nominasi Kategori Foto

Nomor

Nama

Media

Judul

1

Ignas Kunda

Media Indonesia

Perjuangan Warga Kampung Wololuba Demi Air Keruh

2

Abriansyah Liberto

Tribun Sumsel

Udara Bahaya Bagi Anak, Sekolah Diliburkan

3

Iggoy El Fitra

Antara Foto

Pencemaran Pantai Muaro Lasak

4

Masyudi Firmansyah

Bisnis Sulawesi

Harapan

5

Wisnu Widiantoro

Harian Kompas

Pasien Campak dan Gizi Buruk

6

Riski Cahyadi

Harian Tribun Medan

Gunakan Masker Hindari Debu Sinabung

7

Agung Parameswara

The Jakarta Post

Ray of Hope

8

Theo Rizky

Tribun Pekanbaru

Pahlawan Super Ikut Meriahkan Pemberian Vaksin MR Perdana di Riau

9

Hengky Ola Sura

The Jakarta Post

Posyandu Bapak

10

Chaideer Mahyuddin

Agence France-Presse (AFP)

Vaksin Sehat

Nominasi Kategori Televisi

Nomor

Nama

Media

Judul

1

Dwiki Marta Muharam dan Ayomi Amindoni

BBC News Indonesia

Pernikahan anak di kamp pengungsian Palu: 'Saya masih ingin sekolah'

2

Miftah Faridl dan Priyuda Anangga D

CNN Indonesia TV

Anakku Tidak Akan Jadi Teroris

3

Rangga Umara & Andreas Wicaksono

CNN Indonesia TV

Pemberi Harapan Bagi ODHA – Heroes

4

Yogi Tujuliarto

CNN Indonesia TV

Mimpi Anak-anak di Tanah Kering

5

Anak Agung Ayu Ngurah Dewi Sri

CNN Indonesia TV

Berebut sehat di ujung Karangasem

6

Latifah Zaid Nahdi dan Pandu Prakoso

Narasi TV

Melawan Bully dengan Balet

7

Oki Budhi Priambodo

BBC News Indonesia

Pernikahan anak di Sulawesi: "Berikan ijazah, jangan buku nikah"

8

Fitriana Ambarwati

DAAI TV

Han Han Bantu Teman

9

Nima Grafina Sirait

Kompas TV

Melawan DIfteri, Imunisasi Wajib

10

Kintan Wida Bastari

DAAI TV

Langkah Sunyi Ikmah

Berita Terkait