Gubernur Kepri Percepat Rencana Pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah Karimun

Selasa, 15/02/2022 - 16:59
Rapat teknis rencana pengembangan bandara Raja Haji Abdullah Tanjung Balai Karimun di Ruang Kerja Gubernur Kepri

Rapat teknis rencana pengembangan bandara Raja Haji Abdullah Tanjung Balai Karimun di Ruang Kerja Gubernur Kepri

Klikwarta.com, Kepri - Usai melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, langsung menggelar rapat teknis, di Ruang Kerjanya, Selasa (15/2/2022).

Rapat yang digelar Gubernur tersebut, sebagai tindak lanjut rencana pengembangan bandara Raja Haji Abdullah Tanjung Balai Karimun, guna mendukung percepatan investasi di Kabupaten Karimun.

Gubernur Ansar menilai, percepatan investasi hanya dapat dilakukan apabila dukungan infrastruktur transportasi di Kabupaten Karimun sudah memadai. Saat berkunjung ke Kabupaten Karimun, Gubernur Ansar juga mengungkapkan bila peningkatan kapasitas bandara Raja Haji Abdullah akan sangat mendukung pengembangan kawasan FTZ.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karimun tengah menggesa penyelesaian kewajiban masing-masing pemerintah terkait rencana pengembangan bandara Raja Haji Abdullah.

Adapun kewajiban Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau adalah penerbitan izin lingkungan dan izin pelaksanaan reklamasi serta proses alih fungsi kawasan hutan lindung di area perpanjangan runway 09. Selain itu, juga dibutuhkan rekomendasi Gubernur Kepri terkait penetapan master plan dan penyusunan dokumen persiapan dan penetapan lokasi.

Pemprov Kepri juga berkewajiban melakukan pergeseran jalan Provinsi di sebelah selatan runway. Diperkirakan kebutuhan luas lahan pengetahuan bandara Raja Haji Abdullah untuk ultimated runway 2000 m x 45 m, adalah seluas 51,2 Ha secara keseluruhan.

"Percepatan pengembangan bandara ini akan kita buat seperti pembangunan jembatan Batam Bintan yang segala kelengkapan kewajiban pemerintah daerah kita selesaikan dengan cepat," kata Gubernur Ansar.

Ia meyakini, pengembangan bandara Raja Haji Abdullah akan membawa dampak positif bagi masyarakat Karimun karena kemudahan aksesibilitas daerah merupakan salah satu komponen utama untuk memulihkan perekonomian.

"Investor akan semakin mudah datang ke Karimun untuk melihat potensi daerah kita kalau bandaranya sudah bisa membuka banyak rute penerbangan", lanjut Gubernur Ansar.

Ansar pun menjanjikan, bahwa dirinya dan Bupati Karimun Aunur Rafiq, akan melobi maskapai penerbangan agar menjajal rute penerbangan dari dan ke Kabupaten Karimun.

Ia menargetkan, pada tahun ini pesawat ATR milik Wings Air segera mendarat di bandara Raja Haji Abdullah dan ke depan akan dituntaskan hingga pesawat narrow body seperti Boeing 737, bisa mendarat di bandara Raja Haji Abdullah.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas ESDM, M. Darwin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, T.S. Arif Fadillah dan beberapa Kepala OPD Pemprov Kepri.

Pewarta : SURYA

Berita Terkait