Gus Muwafiq di antara sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat, saat menyampaikan tausiyah pada perayaan resepsi Harlah 1 Abad NU, di Stadion Angkatan 45 Karanganyar, Minggu (19/3/2023).
Klikwarta.com, Karanganyar - Ribuan warga Nahdiyin datang berbondong-bondong hingga memadati area Stadion Angkatan 45 Kabupaten Karanganyar, Minggu (19/3/2023).
Kedatangan mereka sejak pagi, adalah untuk mengikuti acara Apel Akbar 10.000 Kader NU dalam rangka perayaan resepsi Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU).
Acara ini menghadirkan penceramah kondang asal Lamongan, Jawa Timur, KH Ahmad Muwafiq atau yang dikenal dengan Gus Muwafiq.
Di antara isi ceramah atau tauziahnya tentang peradaban dan sikap NU sebagai organisasi penyebar ajaran Islam yang damai dan toleran, Gus Muwafiq juga menyampaikan bahwa di usia yang ke-100 tahun ini NU sudah cukup memiliki kematangan.
Gus Muwafiq juga menyebut bahwa tingginya antusiasme warga yang hadir pada acara ini, alalah mencerminkan kepercayaan dan kecintaan masyarakat terhadap NU.
"Perayaan satu abad NU di Karanganyar ini sungguh luar biasa. Ini mencerminkan bahwa masyarakat kita memiliki kepercayaan dan cinta kepada NU. Terbukti, meskipun kondisi cuaca saat saat ini cukup panas, tidak menyurutkan semangat demi untuk mengikuti acara ini," ucap Gus Muwafiq.
Kiai kelahiran Lamongan, 2 Maret 1974 itu berharap, NU terus bisa menebar manfaat serta kebaikan bagi bangsa dan negara ini.
"Sejak berdiri, NU telah berkontribusi hingga mendapatkan kepercayaan masyarakat sampai saat ini. Karenanya, kita warga Nahdiyin harus bisa menjaga marwah NU sebagai organisasi diniyah yang tetap toleran dan merawat perdamaian," tandasnya.
Sebagai informasi, rangkaian acara perayaan resepsi 1 Abad NU di Karanganyar ini telah berjalan sejak Sabtu (18/3/2023) kemarin.
Gelaran acara bertajuk "Merawat Jagad Membangun Peradaban" ini diisi dengan serangkaian kegiatan, mulai dari bazar rakyat, istighosah dan shalawat bersama hingga orasi kebangsaan.
Ada pula semarak Banser dan Garfa, pertunjukan kesenian Reyog Ponorogo, atraksi barongsai dan pencak silat dari PSNU Pagar Nusa. Tak ketinggalan pula penampilan grup drumband, musik humor, bahkan stand up comedy.
Selain itu, pelepasan 100 buah balon, penyerahan penghargaan dan pengundian doorprize juga menandai acara ini.
(Pewarta : Kacuk Legowo)








