Optimalkan Pengembangan Geopark Menuju Tingkat UNESCO
Klikwarta.com, Raja Ampat Papua Barat - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat,Dinas Parawisata menggelar pertemuan dengan stakholder dalam rangka membahas Optimalisai Pengembangan Geopark Nasional Raja Ampat menuju tingkat UNESCO Global Geopark bertempat di ruang Etalase Geopark Jl.Kemindores, Sapordanco Kota Waisai pada, Selasa (03/03/2020).
Para Stakholder yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah; Bappeda Raja Ampat, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan Dan kebudayaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat, Satker KKPN Wayag, Pimpinan Concervancy International, Pimpinan The Natural Concevancy, Pimpinan Fauna and Flora International, Pimpinan PT Gag By Nikel.
Ditemui media ini setelah selesai pertemuan Kepala Dinas Parawisata Yusdi Lamatengo menyampaikan bahwa Raja Ampat adalah salah satu lokasi Geopark dan kita berharap tahun ini masuk dalam UNESCO.
“Geopark adalah program dari Unesco untuk pengetahuan, pendidikan, kebudayaan dan alam. Ketika Raja Ampat masuk dalam UNESCO maka akan meningkatkan citra Raja Ampat di mata dunia”, ujar Yusdi.
Ia juga menjelaskan bahwa untuk menuju kesana itu tidak gampang, kita butuh kolaborasi dan kerjasama semua lintas Stakeholder.
“Kita berharap dengan kolaborasi ini bisa mendorong Raja Ampat menjadi salah satu UNESCO Global Geopark”, harap Kadis Parawisata Raja Ampat.

Kadis Parawisata Yusdi Lamatengo juga menjelaskan bahwa Secara dokumentasi dan pelaporan semua sudah siap, dan program nyata yang akan kita dorong adalah melakukan riset Geoheritage (warisan geologis), program Edukasi dan Program Pemberdayaan Masyarakat Lokal.
“Kita juga akan melakukan program Edukasi, baik formal maupun non formal”, tambahnya.
Yang paling penting juga adalah kita akan membuat materi muatan lokal tentang Geopark Raja Ampat dan itu akan melibatkan seluruh guru-guru dan stakholder.
“Program pemberdayaan Masyarakat Lokal itu bertujuan agar Masyarakat lokal harus mendapatkan manfaat yang banyak dari keberadaan potensi alam yang dimiliki Raja Ampat”, tutup Yusdi.
(Pewarta : Mustajib)








