Permainan Tradisional, Warisan Budaya yang Hampir Punah

Selasa, 21/06/2022 - 15:35
ilustrasi permainan tradisional. Sumber: Gambar Oleh Rika Diani Dasopang dari Pixabay.com

ilustrasi permainan tradisional. Sumber: Gambar Oleh Rika Diani Dasopang dari Pixabay.com

 

Oleh(Antar Dua Afghani/Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta)

Indonesia negara, yang terkenal kaya akan keragaman budaya dan tradisi, lantaran memiliki ratusan suku bangsa yang tersebar di puluhan ribu pulau yang di Indonesia. Salah satu yang menjadi warisan budayanya adalah permainan tradisional. Permainan tradisional sangat sarat akan budaya dan nilai-nilai kebangsaan. Sehingga dengan permainan tradisional anak-anak akan memiliki rasa nasionalisme dan mencintai budayanya.

            Endi Aras seorang pemerhati permainan tradisional, dan pendiri gudang dolanan Indonesia mengungkapkan “Indonesia memiliki ± 2500 permainan tradisional. Melihat lebih jauh permainan tradisional yang ada di Indonesia ada: egrang, petak umpet, congklak, lompat tali, engklek, gatrik, gerobak sodor, dan masih banyak lagi. Sehingga permainan tradisional dianggap sebagai kekayaan budaya local. Namun kini ironisnya jaman mulai berganti, permainan tradisional pun mulai tak banyak diminati. Hanya ada sebagian kecil, di wilayah perbatasan yang masih aktif memainkan permainan tradisional,” pungkasnya

            Kini gadget dan permainan komputer menjadi primadona baru di kalangan anak-anak yang ingin bermain game. Dengan game online, atau permainan modern lainnya, jelas permainan tradisional lebih kaya akan manfaat. Dikarenakan permainan tradisional mampu membuat anak-anak bermain sambil bersosialisasi, tak seperti game online yang cenderung individualis. Selain itu permainan tradisional juga melatih kesabaran, kognitif, daya pikir, dan membentuk kreativitas anak.

            Itulah sebabnya permainan tradisional layak kita lestarikan, sebagai salah satu warisan budaya bangsa kita. Orang tua juga tak kalah memiliki peran penting dalam mengenalkan permainan tradisional untuk anak-anaknya. Bagi kalangan muda mudi penerus bangsa, wujud melestarikan permainan tradisional kegiatan untuk mensosialisasikan permainan tradisional, dengan tetap memainkannya. Agar kelak anak cucu kita dapat mewarisi permainan tradisional.

Berita Terkait