Ini Alasan Suami Tega Habisi Nyawa Istrinya Sendiri

Terduga pelaku NA (47) saat diperiksa pihak kepolisian
Terduga pelaku NA (47) saat diperiksa pihak kepolisian
Polda Bengkulu

Bengkulu Utara, Klikwarta.com - Terduga pelaku NA (47) yang tega membunuh istrinya sendiri Lilik Rahayu Binti Subagi (40) berhasil diamankan pihak kepolisian. Pelaku ditetapkan tersangka setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi. 

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP M Jufri mengatakan penangkapan terhadap pelaku berdasarkan kesimpulan hasil penyelidikan. Sebab, diduga suami korban adalah pelaku pembunuhan itu. 

Saat diperiksa terungkap alasan pelaku membunuh korban. Diduga karena persoalan uang untuk perceraian. Ini tergambar dari kronologi pembunuhan tersebut, bahwa pada Jumat, 6 Oktober 2017 lalu, sekira pukul 21.00 WIB, korban pulang ke rumahnya di Desa Tanah Tinggi dengan diantar seorang pria yang diduga adalah suami siri korban. Namun korban tidak diantar hingga sampai ke rumah melainkan diantar hanya sampai di gerbang SD Tanah Tinggi, kemudian korban berjalan kaki menuju rumahnya.

Sesampai di rumahnya, korban menemui NA untuk meminta uang Rp 1 juta rupiah. Uang tersebut akan digunakan oleh korban untuk mengurus perceraian dengan pelaku. Namun pelaku beralasan belum memiliki uang dan terjadilah ribut mulut karena korban terus mendesak.

Sekitar pukul 22.00 WIB, korban pergi kebelakang rumah untuk buang air kecil. Namun ternyata suami korban mengikuti dari belakang. Ketika korban sedang jongkok, suami korban memukul kepala belakang korban dengan menggunakan batu. Akibatnya, korban tersungkur. Tak hanya itu, pelaku juga mencekik leher korban dari belakang, kemudian mencekik lagi dari depan hingga dipastikan korban meninggal dunia.

Setelah korban meninggal dunia, pelaku meninggalkan begitu saja jasad korban dibelakang rumah. Kemudian pada dini hari sekira pukul 02.00 WIB, pelaku membawa tubuh korban dengan berjalan kaki ke Sungai Air Kotok. Jasad korban diikat dengan tali tambang dan diikatkan dengan sebuah kayu agar saat banjir tiba jasad korban dapat tenggelam.

Jasad korban yang sudah menjadi kerangka kemudian ditemukan oleh seorang Wario, warga yang sedang mencari rumput pada hari Sabtu 20 Januari 2018 lalu. Atas penemuan kerangka korban, warga melaporkan ke Polsek Padang Jaya. Penyidik gabungan kemudian melakukan serangkaian olah TKP dan penyelidikan dan terungkaplah siapa dalang pembunuhan itu yang tak lain adalah suami korban.

Dari peristiwa itu, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya batu sepanjang 19 CM dengan lebar 12 CM. Polisi masih mendalami keterangan dari tersangka untuk memastikan apakah ada calon tersangka lainnya. (BT/LJ)

Dibaca: 160 kali
kpu

 

Related News

prov