Jangan Beli Barang dan Kendaraan Bodong, Kapolres OKU Timur : Bisa Kena Jerat Pidana

Senin, 03/02/2020 - 00:12
Kapolres OKU Timur AKBP Erlin TangJaya SH SIK
Kapolres OKU Timur AKBP Erlin TangJaya SH SIK

Klikwarta.com, Sumsel - Kapolres Ogan Kemering Ulu Timur AKBP Erlin TangJaya SH, SIK mengimbau dan mengingatkan masyarakat khususnya di kabupaten Oku Timur agar tidak membeli maupun memakai barang dan kendaraan hasil kejahatan, baik kendaraan roda dua (Motor) ataupun kendaraan roda empat (Mobil) yang tidak memiliki kelengkapan indentitas/surat menyurat alias Bodong.

Dikatakan Kapolres, saat ini Polres Oku Timur beserta Polsek dan jajarannya terus akan melakukan penertiban dengan meningkatkan razia.

"Tanpa indentitas jelas, apa lagi tak ada surat alias bodong. Barang maupun kendaraan yang hanya miliki surat sebelah diindikasi hasil kejahatan yang sangat mengandung resiko, melanggar hukum. Maka masyarakat harus hati-hati", ujarnya.

Disampaikan Kapolres, pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi bagi siapapun yang memiliki dan dengan sengaja membeli barang maupun kendaraan hasil dari kejahatan. Terlebih bila kendaraan tersebut terkena razia.

"Masyarakat harus mengetahui tentang ancaman hukumannya, penjara maksimal empat tahun penjara (Kurungan) dan denda sebesar Rp 900.000 (Sembilan ratus ribu rupiah)", sampainya.

Ditegaskannya, masyarakat harus menghindari barang maupun kendaraan hasil kejahatan meski terlihat bagus dan harganya pun murah.

"Jika masyarakat memiliki atau memakai barang dari hasil kejahatan, dalam pengungkapan polisi, maka akan ikut diamankan. Karena bisa disangka sebagai penadah, sesuai pasal 480 KUHP Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penadahan", terangnya.

Saat Razia, lanjut Kapolres, semisal masyarakat yang membawa kendaraan bermotor tidak dapat menunjukan identitas kendaraan maka kendaraan akan diamankan dan tidak akan dikembalikan.

Kapolres menyebutkan, dalam razia yang digelar jajaranya berhasil mengamankan tujuh unit kendaraan roda dua yang diduga bodong. Dalam hal ini, pemilik kendaraan juga ikut diamankan petugas. 

"Jika tidak bisa menunjukan kelengkapan surat menyurat kendaraan maka yang memilik dan kendaraanya kita amankan. Karena terindikasi kendaraan itu hasil kejahatan", jelas Kapolres lagi.

Kapolres juga menambahkan pihaknya melalui Babinkamtibmas selalu mengingatkan masyarakat agar lebih teliti dan berhati-hati dalam membeli barang maupun kendaraan, apa lagi sudah mengetahuinya barang tersebut dari hasil kejahatan, jangan terpengaruh dengan barang bagus dan murah tapi menanggung resiko.

(Pewarta : Aliwardana)

Related News

Loading...
loading...