Simulasi Pencoblosan
Klikwarta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, mengelar simulasi pencoblosan surat suara Calon Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Gedung Gunung Bungkuk, Sabtu (13/04/19).
Simulasi ini melibatkan warga, penyelenggara pemilu yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Se-Kota Bengkulu. Layaknya hari pemungutan suara, Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibuka mulai pukul 07.00 wib dan ditutup hingga pukul 13.00 WIB.
Ketua KPU Kota Bengkulu Zaini S.Ag mengatakan, pemilihan Calon Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota dilaksanakan mengingat 4 hari lagi akan melaksanakan pemilu serentak tahun 2019 dan baru pertama kali dilaksanakan pemilihan serentak di Indonesia.
"Selain dari simulasi yang kita lakukan ini, juga kita lakukan koordinasi soal logistik yang akan kita bagikan sehari sebelum pencoblosan. Oleh karena itu kepada seluruh petugas KPPS kami kumpulkan, agar semua TPS sudah berdiri dan logistik segera didistribusikan dari KPU menuju Wilayah TPT Se-Kota Bengkulu yang berjumlah 10.007 TPS. Disamping itu juga untuk memastikan pada saat pencoblosan semua TPS sudah siap", papar Zaini menjelaskan.
Lanjutnya, pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh petugas KPPS mohon menyelenggarakan pemilu ini dan untuk pertama ketua KPPS memastikan seluruh rangkaian struktur tersistematis pelaksanaan sebagaimana mestinya.
"Pembukaan TPS tepat pukul 07.00 WIB, apabila para saksi belum datang, Panwas belum datang dan menunggu mereka datang. Kemudian apa bila Panwaslu belum datang segera koordinasi dengan PPS dan apabila 30 menit belum hadir pemungutan suara tetap berjalan", jelasnya.
Ditambahkan Deby Hariyanto selaku Komisioner KPU Kota Bengkulu, bahwa pihak KPU sudah melakukan bimbingan teknis ke masing-masing KPPS pasca pelantikan disetiap TPS dan dilakukan penguatan-penguatan terus menerus di masing-masing KPPS, PPS dan PPK di Kota Bengkulu.
"Hari ini kita lakukan simulasi sebagai gambaran umum proses pemungutan dan penghitungan suara dalam rangka penguatan saja terkait dengan menjelang proses pemilihan pada 17 April 2019", terang Dedy. (LJS)








