Mantan Napi Serang Mapolres OKI, Tabrak Pagar dan Lukai Polisi

Senin, 29/06/2020 - 05:25
Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy saat press release
Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy saat press release

Klikwarta.com, Sumatera Selatan - Kurang lebih satu bulan bebas dari penjara (lapas), seorang pria nekat tabrak pagar kantor Mapolres kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), serta menyerang salah satu petugas yang sedang piket (jaga), Minggu (28/06/2020) sekira pukul 02.30 WIB dini hari.

Pria tersebut diketahui bernama Indra Oktomi (35) warga Desa Mangun Jaya, kecamatan SP Padang, kabupaten OKI.

Pasca kejadian, tersangka tiba-tiba datang mengendarai kendaraan roda empat (mobil) menabrak gerbang pintu (pagar) sebelah barat kantor Mapolres OKI. Kemudian langsung menuju lokasi tempat parkir yang berada di belakang dan sempat mengamuk kepada salah satu anggota yang sedang jaga hingga mengalami luka dibagian tangannya akibat senjata tajam.

Tersangka terpaksa diberi tindakan tegas oleh petugas, dihadiahi timah panas dibagian kakinya dan sempat ingin dibawa ke RSUD Kayu Agung untuk mendapat perawatan medis. Namun, di perjalanan tersangka dinyatakan meninggal dunia.

d

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy menjelaskan, sekira pukul 02.30 wib tersangka Indra datang ke lokasi kejadian (TKP) dengan mengendarai mobil, menabrakan mobilnya di gerbang sebelah barat dan setelah itu menuju lokasi tempat parkiran yang berada di belakang.

"Pelaku Indra Oktomi tiba-tiba datang menabrakan mobilnya di gerbang sebelah barat kemudian langsung menuju parkiran belakang Mapolres OKI, mendapati hal itu, alarm selling dibunyikan oleh anggota petugas yang sedang piket (jaga)", ujarnya kepada Klikwarta.com, Minggu (28/06/2020) sekira pukul 17.00 WIB via handphone.

Lanjutnya, tersangka kemudian turun dari kendaraannya, sambil berteriak dan menghampiri anggota petugas yang sedang jaga. Kemudian terjadilah perkelahian dengan salah satu anggota yang sedang jaga, Aipda M Nur (40) yang bertugas di Mapolres kabupaten OKI, sehingga anggota mengalami luka bagian tangan akibat Sajam.

"Tak hanya sampai disitu pelaku turus melakukan aksinya, mengejar anggota lainnya yang sedang jaga pada saat itu, pelaku sempat diberikan peringatan oleh petugas agar membuang senjatanya serta menyerahkan diri, tapi sayang malah melawan petugas", katanya.

k

Tambahnya lagi, tersangka terpaksa dilumpuhkan oleh anggota jaga dengan menembak kaki tersangka, kemudian tersangka di bawa ke RSUD Kayu Agung untuk pengobatan. Namun sayang nyawa tersangka tidak tertolong lagi dinyatakan meninggal dunia.

"Barang bukti yang diamankan anggota berupa, satu unit mobil jenis merk Honda Mobilio dengan Nomor polisi BG 1088 KB, Satu pucuk Senapan Angin berikut Dua butir peluru karet, Satu buah Gunting, Satu buah Sajam berbentuk pipa suling yang digunakan untuk menyerang petugas, Satu Handphone (Hp), Satu buah dompet berisikan KTP, ATM, kartu Perbakin serta Satu buah tas gendong warna coklat. Pelaku Indra Oktomi ini diketahui adalah seorang resedivis yang belum lama bebas dari penjara, kurang lebih satu bulan bebas, usai menjalani hukuman di lapas Kayu Agung dengan kasus penganiayaan", pungkasnya.

(Pewarta : Aliwardana)

o

Related News

Loading...

pers

loading...