Menjaring Ikan Mukus, Seorang Pemuda Tewas Tenggelam Terseret Ombak

Rabu, 19/04/2017 - 21:45
Korban saat ditemukan Rabu (19/04) di tepi Pantai Indah tidak jauh dari lokasi tenggelamnya.

Korban saat ditemukan Rabu (19/04) di tepi Pantai Indah tidak jauh dari lokasi tenggelamnya.

Bengkulu Utara, Klikwarta.com - Nasib naas menimpa Yono (30) tahun, Selasa (18/4/2017) warga Desa Air Petai RT 02 RW 01, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara. Ia tenggelam saat sedang menjaring ikan mukus di muara sungai di kawasan pantai Kakap, tepatnya dekat pelabuahan Titan Wijaya. 

Kejadian berawal saat Yono dan kedua rekannya Ridan dan Yosi sedang menjaring ikan mukus yang saat ini sedang musim didaerah setempat. 

Saat itu sekitar pukul 17.00 WIB, korban dan kedua rekannya itu coba menjaring ikan mukus di muara sungai di kawasan pantai Kakap dekat pelabuahan Titan Wijaya. Pada saat itu Yono dan kedua rekannya masuk ke dalam sungai. Saat sedang asik menjaring, korban Yono sebenarnya tidak terpisah terlalu jauh. Beberapa saat kedua teman Yono sedang asik menjaring, tiba-tiba dikejutkan oleh teriakan korban yang sudah terseret arus ombak besar di muara, sambil melambaikan tangan meminta tolong.

Karena ombak laut di muara yang pada saat itu terlalu besar, kedua temannya tidak berani untuk memberikan pertolongan kepada korban. Sedangkan si korban sendiri tidak bisa berenang maka si korban tenggelam dan kedua teman korban tidak bisa berbuat apa-apa.

Informasi terhimpun, diduga kuat korban terseret ombak besar di muara sungai, karena selama ini korban tidak pernah menjaring, korban hanya biasa mancing dari tepian pantai. Setelah kejadian tersebut kedua teman korban mencoba untuk mencari pertolongan dan menginformasikan kepada keluarga dan warga Desa Air Petai. Namun, si korban yang sudah tenggelam tidak dapat ditolong lagi. Warga dan keluarga mencoba mencari korban disepanjang tepian Pantai Air Petai hingga larut malam, tapi tidak membuahkan hasil.

Keesokan harinya Rabu (19/04), dari pihak keluarga korban, Kepala Desa setempat, Kapolsek Putri Hijau, Koramil dan dibantu para warga setempat melanjutkan pencarian terhadap korban. Pencarian korban yang langsung dipimpin oleh Kepala Desa Air Petai itu membuahkan hasil. Korban ditemukan di tepi Pantai Indah tidak jauh dari lokasi tenggelamnya, sekitar pukul 12.00 WIB siang, namun sudah dalam kondisi tidak bernyawa. 

Setelah ditemukan korban dilarikan kerumah duka dan kemudian dikebumikan. (AJ)

Tags

Berita Terkait