Bupati Malang Lepas 68 Kafilah MTQ 2025, Tekankan Sportivitas dan Keikhlasan

Jumat, 12/09/2025 - 19:49
Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM melepas secara resmi kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Malang yang akan berlaga di ajang MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur XXXI Tahun 2025 di Kabupaten Jember

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM melepas secara resmi kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Malang yang akan berlaga di ajang MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur XXXI Tahun 2025 di Kabupaten Jember

Klikwarta.com, Malang - Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, MM melepas secara resmi kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Malang yang akan berlaga di ajang MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur XXXI Tahun 2025 di Kabupaten Jember.

Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (11/9/2025) pagi. Dalam sambutannya, Sanusi mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh keikhlasan.

“Insya Allah, dengan usaha yang sungguh-sungguh dan doa kita semua, prestasi terbaik dapat kita raih,” ujar Sanusi di hadapan para peserta.

Sebanyak 68 orang diberangkatkan sebagai bagian dari Kafilah MTQ Kabupaten Malang, yang terdiri dari:

43 peserta, 10 pembina, 10 official dan 5 pendamping.

Mereka akan berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan selama MTQ berlangsung dari 11 hingga 20 September 2025 di Kabupaten Jember.

Sanusi menyampaikan apresiasi atas kerja keras para peserta, pelatih, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan diri dengan serius. Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ bukan hanya sekadar ajang lomba, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali peran Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“Melalui Musabaqah Tilawatil Qur’an, kita diingatkan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, dan dasar dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta berperadaban,” tambahnya.

Ajang MTQ tingkat provinsi ini menjadi kesempatan bagi Kabupaten Malang untuk menunjukkan kualitas generasi muda dalam bidang keagamaan, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan nilai-nilai religius di tengah masyarakat. (*) 

Berita Terkait