AHY Sampaikan Pesan ke Santri: Infrastruktur, Pendidikan, dan Lapangan Kerja Kunci Jaga NKRI

Minggu, 02/08/2026 - 20:47
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono

Klikwarta.com, Bangkalan - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengingatkan bahwa cinta tanah air tidak cukup sebatas jargon. Ia harus diwujudkan lewat kebijakan nyata yang membuat rakyat lebih sejahtera.

Pesan itu disampaikan AHY saat menjadi penceramah dalam Tausiah Kebangsaan di Mahad Aly Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan, Minggu (2/8/2026). Ratusan mahasantri hadir memenuhi aula.

Di hadapan para santri, AHY menegaskan nasionalisme sejati lahir dari kondisi hidup yang layak.

"Kecintaan terhadap tanah air itu juga harus dibarengi dengan kesejahteraan untuk semua. Dengan sejahtera kita semakin mencintai tanah air kita, mencintai bangsa kita, mencintai negara ini," ujarnya.

Menurutnya, rakyat perlu punya akses pada pekerjaan layak, pendapatan memadai, dan daya beli yang cukup untuk kebutuhan keluarga. Tanpa itu, rasa memiliki terhadap bangsa akan sulit tumbuh.

Karena itu AHY mengajak semua pihak bergandengan tangan. Mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga pesantren. 
"Mari kita terus bergandengan tangan dalam semangat sinergi dan kolaborasi. Pemerintah, kalangan dunia usaha, dunia akademisi, berbagai komunitas termasuk tentunya pondok-pondok pesantren yang memiliki akar yang kuat di daerah masing-masing," katanya.

Ia menilai pesantren punya posisi strategis. Selain dekat dengan masyarakat, pesantren juga berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda.
 
Usai tausiah, AHY bersama jajaran Partai Demokrat melepas bantuan air bersih yang diinisiasi anggota DPR RI Fraksi Demokrat Hasani Bin Zubair. Bantuan disalurkan ke sejumlah pondok pesantren di empat kabupaten di Pulau Madura: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

"Tadi kita melepas dukungan air bersih untuk berbagai pondok pesantren lainnya, dan menyasar semua kabupaten yang ada di Pulau Madura ini. Bukan hanya Bangkalan, tapi juga Sampang, Pamekasan, dan Sumenep," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, AHY juga melepas bantuan kendaraan roda tiga untuk pengangkutan sampah. Ia menyebut pengelolaan lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan.

"Isu lingkungan menjadi isu kita semuanya. Jangan sampai sampah bertebaran dan tidak dikendalikan atau tidak dikelola dengan baik," tegasnya.

AHY juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur dasar. Jalan, jembatan, air bersih, pendidikan, dan layanan kesehatan disebutnya sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup.

"Kita berharap ekonomi di Madura, termasuk para pelaku UMKM, bisa tumbuh dengan baik. Negara, pemerintah harus terus hadir. Dari sisi pembangunan infrastruktur juga harus terus dikawal karena jalan, jembatan, dan semua fasilitas umum termasuk air bersih, ini adalah kebutuhan dasar masyarakat kita," kata AHY.

Ia berharap pembangunan yang terus dikawal pemerintah dapat menekan kemiskinan, mengurangi ketimpangan antarwilayah, dan membuka peluang ekonomi lebih luas bagi UMKM, petani, nelayan, serta generasi muda di Madura. (**) 

Berita Terkait