.
Klikwarta.com, Kab.Semarang - Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya membaik, kreativitas menjadi salah satu jalan untuk tetap bertahan dan meningkatkan penghasilan keluarga. Hal inilah yang dilakukan Bapak Samsuri (63), warga RT 05 RW 02, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran. Di sela kesibukannya sebagai peternak kambing, ia memanfaatkan limbah kayu yang sebelumnya tidak bernilai menjadi bahan baku triplek kayu pres dan bahan pembuat kotak kemasan ikan bandeng yang memiliki nilai jual.
Saat pelaksanaan program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, rumah Bapak Samsuri tidak jauh dari salah satu sasaran pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di sela waktu istirahat pengerjaan, Serda Awan Syafaringga, anggota Satgas TMMD Reguler ke-129, melihat aktivitas keluarga Bapak Samsuri yang sedang mengolah limbah kayu. Tanpa ragu, ia turut membantu proses pemotongan dan penataan bahan agar pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Senin (3/8/2026)
Bagi Bapak Samsuri, usaha mengolah limbah kayu bukan sekadar pekerjaan sampingan. Kreativitas tersebut menjadi sumber tambahan penghasilan yang membantu memenuhi kebutuhan keluarga, terutama saat kondisi ekonomi kurang baik. Limbah kayu yang sebelumnya dianggap tidak berguna, kini mampu diolah menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi.
Kehadiran anggota TNI di tengah masyarakat pun mendapat apresiasi dari keluarga Bapak Samsuri. Bantuan yang diberikan tidak hanya mempercepat proses pengerjaan RTLH, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi dalam mengembangkan usaha kecil yang dijalankan. Kebersamaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir tidak hanya membangun infrastruktur melalui program TMMD, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat dengan terlibat langsung dalam aktivitas produktif warga. Sinergi antara TNI dan masyarakat ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya semangat gotong royong serta meningkatkan kemandirian ekonomi warga desa.
(Pendim 0714/slg)








