Pria Tewas Duel dengan Tetangga, Polisi: Di TKP Ditemukan Senpi dan Satu Selongsong Peluru

Rabu, 08/04/2020 - 18:32
Barang Bukti Senpi di TKP tak jauh dari jenazah korban

Barang Bukti Senpi di TKP tak jauh dari jenazah korban

Klikwarta.com, Sumatera Selatan - Motif dari terduga pelaku Sa (38) dalam peristiwa duel maut beberapa waktu lalu dengan korban Ce (35), diduga ditenggarai masalah dendam lama.

Berita Sebelumnya : Heboh! Pria Tewas Bersimbah Darah, Diduga Terlibat Duel dengan Tetangga

Kapolsek Belitang Tiga Iptu Aston L Sinaga SH melalui Kanit Reskrim Aiptu Sudono membenarkan peristiwa duel maut yang menyebabkan Ce meninggal di TKP tersebut. 

"Memang benar ada pembunuhan pada Sabtu (04/04/2020), diperkirakan kejadian sesudah magrib. Anggota mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa telah ditemukan sesosok mayat laki-laki tergeletak di areal persawahan. Setelah sampai di TKP saat korban diperiksa sudah meninggal dunia, mungkin kehabisan darah akibat luka dan anggota langsung mengevakuasi jasad korban ke RS terdekat (RS umum yang ada di Desa Tulus Ayu) untuk pemeriksaan lebih lanjut", kata Kanit Reskrim saat ditemui Klikwarta.com di ruang kerjanya, Rabu (08/04/2020) sekira pukul 09.00 WIB.

Lanjutnya menjelaskan, sesosok mayat tersebut diketahui inisial Ce warga Desa Ringin Sari. "Motif pembunuhan diduga permasalahan dendam lama", katanya.

"Di lokasi TKP di temukan barang bukti satu pucuk senjata api (senpi), satu selongsong peluru, sarung (wadah) senjata tajam (Sajam), Satu pasang sepatu boot, sandal dua pasang, dua kendaraan roda dua (motor) jenis merk Revo dan Cb 150 CC, padi dua karung", sambung Kanit Reskrim.

Diperkirakan satu kendaraan CB 150 CC milik korban, kata Kanit Reskrim, untuk motor Revo diperkirakan milik terduga pelaku.

"Adanya padi di TKP, mungkin tersangka lagi bekerja membawa padi", jelasnya.

Dijelaskan Kanit Reskrim Sudono, bahwa untuk luka di tubuh korban didapati luka memar yang diperkirakan luka akibat benda tumpul dan luka gores (Sajam), serta di bagian belakang kepala korban pecah.

"Terduga pelaku saat ini masih dalam pencarian (pengejaran) dan kita juga mengimbau kepada keluarga terduga pelaku untuk menyerahkan diri dengan baik-baik", pungkasnya.

(Pewarta : Aliwardana)

Berita Terkait